Breaking News:

Rencana Menkeu Soal BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair Lagi dan Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku kini pihaknya tengah mengkaji rencana BLT BPJS Ketenagakerjaan cair lagi dan Kartu Prakerja gelombang 18 dibuka.

TRIBUNNEWS
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Simak Rencana Menkeu Soal BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair Lagi dan Kartu Prakerja Gelombang 18 Dibuka 

Anggaran program itu pun ditambah sebesar Rp10 triliun pada tahun 2021 untuk 2,8 juta peserta, dari yang sebelumnya senilai Rp20 triliun yang diberikan kepada 5,6 juta peserta, sehingga total alokasinya menjadi Rp30 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, dana Kartu Prakerja maupun BSU masuk ke dalam anggaran perlindungan sosial (perlinsos) program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dialokasikan sebesar Rp187,8 triliun pada tahun 2021.

BLT BPJS Ketenagakerjaan cair lagi

Pemerintah bakal kembali menyalurkan program bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 ini.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, bantuan susbidi gaji tersebut bakal diberika kepada pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan upah di bawah Rp 3,5 juta.

Ida menjelaskan, jumlah penerima subsidi gaji kali ini sebanyak 8 juta pekerja dengan total anggaran Rp 8 triliun.

"Jumlah penerima sebanyak 8 juta pekerja, dengan demikian butuh anggaran Rp 8 triliun," jelas Ida dalam konferensi pers, Rabu (21/7/2021).

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Diberikan ke 8 Juta Pekerja, Anggaran Subsidi Gaji Rp 8 Triliun'

Pemerintah akan menyalurkan BLT BPJS Ketenagakerjaan melalui bank penyalur yang dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur ke rekening penerima bantuan pemerintah melalui bank BUMN yang dihimpun dalam Himbara.

Subsidi upah diberikan kepada pekerja atau buruh sebesar Rp 500.000 selama dua kali yang akan diberikan sekaligus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved