Breaking News:

Berita Sidoarjo

Puluhan Ribu Anak Sidoarjo Sudah Punya KIA, Dispendukcapil Optimistis Raih Target 30 Persen

Sudah mencetak puluhan ribu KIA untuk anak-anak di Sidoarjo, dan akan terus bertambah karena proses pencetakan juga terus berjalan.

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/m taufik
Petugas Dispendukcapil Sidoarjo melakukan perekaman e-KTP warga. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Dari sekitar 500.000 anak di bawah usia 17 tahun di Sidoarjo, sudah sekitar 22 persen yang sudah mengantongi Kartu Identitas Anak (KIA). Pencapaian itu sudah mendekati target nasional yang mematok 30 persen anak punya KIA pada 2021 ini.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Sidoarjo, Redy Kusuma, pihaknya sangat yakin bisa memenuhi target nasional untuk tahun 2021 minimal 30 persen dari total jumlah anak sudah harus punya KIA.

“Sekarang sudah 22 persen anak di Sidoarjo yang punya KIA. Terus kita genjot agar sesuai target nasional, 30 persen anak punya KIA,” kata Redy, Jumat (23/7/2021).

Angka 22 persen itu merupakan kemajuan yang sangat bagus untuk meningkatkan kualitas pelayanan pencatatan kependudukan. Dan angka itu terbilang jauh lebih baik dibanding tahun 2020 yang hanya mampu merampungkan pencetakan KIA sekitar 5 persen saja.

"Jumlah anak-anak usia di bawah 17 tahun di Sidoarjo ada di kisaran 500.000. Tahun kemarin kendala kami adalah alat pencetakannya, sehingga tidak bisa maksimal,” tambahnya.

Namun setelah ada alokasi anggaran untuk pengadaan alat pencetak KIA, gerakan Dispenduk bisa semakin cepat. Sudah mencetak puluhan ribu KIA untuk anak-anak di Sidoarjo, dan akan terus bertambah karena proses pencetakan juga terus berjalan.

Saat ini Dispenduk juga sedang melakukan pengadaan 50.000 blangko untuk pencetakan KIA tersebut dengan nilai anggaran Rp 250 juta. Redy optimistis tahun ini bisa memenuhi target yang telah ditentukan nasional untuk melakukan pencetakan KIA sebanyak 30 persen dari total jumlah anak usia di bawah 17 tahun di Sidoarjo.

Apalagi, alat pencetakan itu juga sudah disebar di masing-masing kecamatan. Sehingga proses pembuatan KIA bisa lebih cepat dan efisien.

“Asalkan sudah ada akta kelahirannya, bisa langsung cetak KIA. Dan saat ini kami optimalkan pengajuan pencetakan kolektif mulai dari PAUD hingga usia sekolah. Kami optimistis bisa memenuhi target itu, bahkan bisa lebih dari target,” sebutnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved