Breaking News:

PPKM Level 4 di Tulungagung

Gara-gara Resepsi Anaknya Dilarang, Seorang Ibu di Tulungagung Menangis Tahu 3 Hajatan Digelar Warga

Seorang ibu asal Kecamatan Karangrejo menangis di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Jumat (23/7/2021).

Penulis: David Yohanes | Editor: Parmin
surya.co.id/david yohanes
Warga yang memohon izin hajatan di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Seorang ibu asal Kecamatan Karangrejo menangis di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Jumat (23/7/2021).

Penyebabnya, dia tidak bisa melaksanakan hajatan pernikahan anaknya, imbas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Yang membuat hatinya pedih, ia mengaku melihat ada tiga hajatan yang digelar oleh warga.

Salah satunya bahkan dilaksanakan oleh petugas yang seharusnya menegakkan PPKM.

Ia juga curiga, ada aparat yang mendukung hajatan itu sehingga tidak dibubarkan Satgas.

“Sudah lama saya mempersiapkan ini. Sementara yang saya tahu ada tiga hajatan besar dilaksanakan di Karangrejo,” ungkapnya.

Petugas Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 tetap tidak memberikan izin.

Sejak pemberlakukan PPKM Darurat hingga PPKM Level 4, semua izin hajatan ditiadakan.

Bahkan izin yang terlanjur keluar juga dibatalkan, tidak boleh dilaksanakan.

“Yang bisa dilaksanakan hanya ijab kabul. Tidak boleh ada resepsi atau hajatan,” terang Anggota Satgas Pengendali Operasional Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Dedi Eka Purnama.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved