Breaking News:

Berita Gresik

Bupati Gresik Sosialisasi Vaksinasi Gotong-Royong ke 80 Perusahaan, Lihat Mahalnya Harga per Dosis

Gresik yang merupakan kota industri, memiliki banyak perusahaan yang diharapkan membantu percepatan vaksinasi.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Deddy Humana
surya/willy abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (tengah) memimpin rapat sosialisasi vaksinasi gotong royong di ruang Graita Eka Praja, Kamis (22/7/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Sosialisasi vaksin gotong royong yang menyentuh para karyawan perusahaan, mulai dilakukan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani). Puluhan perusahaan di Gresik pun diajak berkomunikasi secara daring di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik.

Dalam pertemuan lewat Zoom itu, Bupati Gresik menjelaskan soal vaksin gotong royong kepada sebanyak 80 perusahaan. Sosialisasi itu juga diikuti pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik bersama Bio Farma secara daring.

Dalam rapat tersebut, tampak hadir Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah dan Pj Sekretaris Daerah Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo.

Gresik yang merupakan kota industri, memiliki banyak perusahaan yang diharapkan membantu percepatan vaksinasi. Sehingga tercipta 70 persen herd immunity atau kekebalan komunal di masyarakat.

Selain vaksinasi yang diadakan pemerintah, semua perusahaan diajak menggelar vaksinasi gotong royong. Yaitu membeli vaksin melalui Bio Farma untuk vaksinasi karyawan di lingkungan perusahaan.

"Tadi 80 perusahaan di Gresik mengikuti sosialisasi. Baru satu perusahaan di Gresik yang menggelar vaksinasi gotong royong," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik, Ninik Asrukin, Kamis (22/7/2021).

Vaksinasi gotong royong perdana di Gresik digelar oleh PT Garuda Food Putra Putri Jaya Tbk, Jumat (16/7/2021) lalu. Perusahaan yang berada di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo ini melalui Bio Farma menggunakan vaksin jenis Sinopharm untuk sekitar 560 karyawannya.

Harga vaksin untuk gotong royong ini memang mahal. Untuk satu dosis vaksin berharga sekitar Rp 900.000, dua kali dosis vaksin seharga Rp 1,8 juta.

Sehingga diperkirakan anggaran yang dikeluarkan perusahaan untuk melakukan vaksin gotong royong mencapai miliaran rupiah.

Ninik menegaskan, beberapa perusahaan juga akan menggelar vaksinasi gotong royong dalam waktu dekat. "Ada satu Indopipe pada 29 dan 30 Juli. Sebenarnya ada dua perusahaan lain juga yang sudah siap, tetapi saya belum tahu perusahaan mana," terangnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved