Breaking News:

Berita Tuban

Banyak Calon Pengantin Tunda Nikah Saat PPKM Darurat di Kabupaten Tuban, Alasannya Beragam

Tercatat ada 350 pasang catin yang telah mendaftarkan nikah di KUA, mulai 3-20 Juli 2021. Namun, puluhan catin memilih tunda nikah.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
Pelatihan bimbingan perkawinan bagi pasangan calon pengantin oleh Kemenag Tuban. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, banyak pasangan calon pengantin (catin) yang menunda menikah.

Pada bulan Dzulhijjah atau kerap disebut bulan Besar ini, menjadi momentum yang baik untuk melangsungkan pernikahan.

Tidak sedikit warga Tuban yang hendak melangsungkan pernikahan.

Tercatat ada 350 pasang catin yang telah mendaftarkan nikah di KUA, mulai 3-20 Juli 2021. Namun, puluhan catin memilih tunda nikah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Tuban, Sahid mengatakan, dari data yang dikirim KUA ada sejumlah 60 pasang catin yang menunda pernikahannya.

Penundaan nikah tersebut disebabkan berbagai alasan, seperti pihak dari catin ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, takut swab antigen, menunggu situasi aman maupun alasan lain.

Baca juga: Pria Meninggal di Pos Keamanan Pasar Wage Kota Blitar, Sempat Dikira Tidur

"Benar, banyak pasangan yang memilih menunda pernikahan, hanya menunda tidak membatalkan," ujarnya kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Tuban, Mashari menambahkan, jika seseorang hendak melangsungkan pernikahan, maka dua orang catin, wali dan dua orang saksi wajib melakukan swab antigen.

Ia juga menjelaskan, imbauan itu sudah tertera dalam Surat Edaran Menteri Agama Nomor : SE.P.001/DJ.III/Hk.007/07/2021, tertanggal 2 Juli 2021 dan sudah disosialisasikan, tujuannya untuk menekan penyebaran dan penularan Covid-19.

Sebab, saat ini banyak kasus meninggalnya para penghulu akibat terpapar virus corona.

"Nikahnya tidak dilarang, aturan SE Menag itu sudah jelas. Proses akad nikah harus swab antigen, itu wajib dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, yang hadir saat akad hanya terbatas 6 orang," pungkasnya.

BACA BERITA TUBAN LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved