Virus Corona di Surabaya

Tak Lagi PPKM Darurat, Surabaya Resmi Berlakukan PPKM Level 4, Ini Aturan Lengkapnya

Tak lagi menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Kota Surabaya kini resmi memberlakukan PPKM Level 4.

SURYA.CO.ID/BOBBY KOLOWAY
Petugas memberikan bantuan sembako kepada pedagang yang terdampak PPKM darurat di Surabaya. 

Apabila ada relaksasi, maka sejumlah pusat ekonomi bisa kembali berjalan. Seperti halnya saat sebelum pelaksanaan PPKM darurat.

"Makan boleh kembali di warung, meski dibatasi hanya 30 persen dari kapasitas. Prinsipnya, kalau ekonomi ingin jalan, angka sakit juga harus turun," katanya.

Untuk membantu warga yang terdampak secara ekonomi, Pemkot Surabaya memberikan bantuan. Bantuan berupa sembako diberikan melalui sejumlah instansi secara bertahap.

"Saya sudah sampaikan kepada pejabat semuanya, turun. Cek teman-teman di sentra kuliner PKL, warkop, semuanya harus cek. Kalau itu memang milik warga Surabaya, kita akan bantu sembako," katanya.

"Ini kondisi berat. Saya sadari berat betul, kalau ada yang mengatakan ga berat, nggak ada. Sebab, ekonomi tidak berjalan," kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Tak sendiri, Pemkot Surabaya juga berkoordinasi dengan beberapa instansi lain. "Kawan-kawan TNI dan Polri juga menyiapkan (bantuan). Prinsipnya, bagaimana meringankan beban warga Surabaya," katanya. 

Titik penyekatan

Di Kota Surabaya sendiri ada beberapa titik yang ditutup oleh pihak berwajib dan pihak keamanan.

Jalan Raya Rarmo, Jalan Pemuda, Bundaran Waru, Bundaran Taman Pelangi, dan Jalan Tunjungan menjadi jalan utama penutupan di Kota Surabaya yang dijaga oleh anggota polisi dan Satpol PP.

Sementara itu untuk daerah di sekitar Universitas Airlangga atau Unair terdapat satu jalur yang mengalamai penyekatan jalan.

Jalur tersebut yaitu Jalan Raya Kertajaya (Simpang Darmawangsa hingga Samsat Menur).

Aturan PPKM Level 4:

1. Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan buka sampai pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

2. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup sementara kecuali akses
untuk restoran, supermarket, dan pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan memperhatikan ketentuan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved