Breaking News:

Berita Lumajang

Sapi Kurban di Lumajang Mengamuk saat Akan Dipotong, Tali Sampai Lepas dan Hampir Serang Pemotor

Beruntung saat lepas, suasana jalan lengang. Jadi amukan sapi tak menimbulkan korban warga maupun pengguna jalan.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Deddy Humana
surya/tony hermawan
Tangkapan layar video amatir menampilkan sapi yang berontak dan lari ke Jalan Ahmad Yani Lumajang saat akan disembelih. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di halaman Masjid Darul Falah, Kelurahan Kepuharjo Lumajang, Rabu (21/7/2021) diwarnai kejadian menegangkan. Itu setelah salah seekor sapi yang hendak dipotong, mendadak berontak dan kabur ke jalan raya.

Kejadian itu bermula saat sapi itu hendak dipotong oleh panitia kurban. Tiba-tiba sapi itu berontak. Begitu kuatnya sapi itu meronta, sampai tali yang mengikat di hidungnya lepas. Hingga akhirnya sapi itu berlari ke Jalan Raya Ahmad Yani.

Beruntung saat lepas, suasana jalan gang. Jadi amukan sapi tak menimbulkan korban warga maupun pengguna jalan. Namun sapi itu hampir menyerang seorang pengendara motor yang melintas.

Muhammad Hidayat, salah satu panitia kurban menceritakan, sapi tersebut berontak karena panik. Sebab saat itu di lokasi banyak anak berdatangan ingin menyaksikan proses pemotongan

"Jadi begini banyak anak melihat dan terlalu ramai, akhirnya sapinya ketakutan dan berontak hingga terlepas talinya. Untung jalannya pas tidak terlalu ramai sehingga bisa dikendalikan warga," terangnya.

Hidayat juga bercerita, Idul Adha di masa pandemi Covid-19 berdampak pada berkurangnya jumlah warga Muslim yang berkurban. Jika tahun sebelumnya hewan kurban bisa mencapai 40 lebih, sekarang hanya ada 30 ekor. Ini membuat panitia mengurangi berat daging, agar pembagiannya bisa merata.

Bahkan karena pemerintah kembali memperpanjang masa PPKM darurat, panitia pun berinsiatif melakukan distribusi daging melalui Ketua RT dan RW.

"Jadi begini, penerima daging kurban yang tercover di kami ada 1.200 KK. Agar pendistribusian daging tidak memicu kerumunan, kami hanya mengundang Ketua RT/RW. Lalu panitia Masjid Darul Falah ini mendampingi pendistribusian sehingga tidak menimbulkan suudzon," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved