Breaking News:

Berita Malang Raya

Pendataan Dilakukan 2020 Lalu, Pemkot Malang Siapkan Rp 56 Miliar untuk Warga Terdampak Covid-19

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, masyarakat penerima bansos ini merupakan hasil pendataan tahun 2020 lalu.

Editor: Deddy Humana
surya/rifky edgar
Masyarakat mengambil bantuan sosial berupa uang senilai Rp 300.000 per bulan dari pemerintah 

SURYA.CO.ID, MALANG - Berbeda dengan Pemkab Malang yang belum juga memastikan pencairan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak Covid-19, Pemkot Malang justru sudah menyebut angka untuk bansos yang bisa dicairkan untuk warganya.

Pemkot Malang menyiapkan dana senilai Rp 56 miliar khusus untuk bansos bagi masyarakat terdampak Covid-19. Bansos tersebut diambil dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemkot Malang di APBD 2021.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, masyarakat penerima bansos ini merupakan hasil pendataan tahun 2020 lalu. Di mana pada saat itu pemkot dan pemerintah pusat juga menggulirkan bansos kepada masyarakat.

"Dengan adanya perpanjangan PPKM sampai 25 Juli 2021, maka kami akan segera mengucurkan bansos dari APBD. Dari BTT kemarin kita anggarakan Rp 56 miliar. masih ada sisa beberapa dan masih cukup, meski sudah terpakai 27 persen," kata Sutiaji, Rabu (21/7).

Sutiaji menambahkan, ada sekitar 22.861 warga dan 2.500 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berhak menerima bansos. Itu belum ditambah pendataan melalui DPRD Kota Malang di mana ada sekitar 12.023 warga yang menjadi sasaran.

Sedangkan untuk Bantuan Sosial Tunai (BST) yang merupakan program dari pemerintah pusat sekitar 14.644 orang. Sehingga totalnya ada 52.008 warga Kota Malang yang bakal menerima bansos.

"Pendataan masuk kategori yang dulu. Jadi kita sudah ada datanya pada 2020 kemarin yang sudah kita sasar lagi. Mungkin ada tambahan lagi," ucapnya.

Melalui bansos ini, warga yang terdampak Covid-19 akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 300.000 per bulan.

Begitu juga BST dari pemerintah pusat ada Rp 300.000 per bulan yang diberikan dua bulan sekaligus. Sehingga totalnya Rp 600.000. "Untuk warga penerima bansos ini kita validasi lagi agar tepat sasaran. Makanya ini masih dalam proses pendataan," ucapnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved