Breaking News:

Berita Lumajang

Kasus Covid-19 Melonjak, RSUD Pasirian Lumajang Berlakukan Sistem Buka Tutup Layani Pasien Baru

RSUD Pasirian Lumajang dinyatakan over kapasitas. Hal itu disebabkan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang membuat rawat inap melebihi daya tampung.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Direktur RSUD Pasirian Lumajang, dr Wawan Arwijanto. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian Lumajang dinyatakan over kapasitas. Hal itu disebabkan adanya lonjakan kasus Covid-19, yang membuat rawat inap melebihi daya tampung.

Akibatnya, mulai Rabu (21/7/2021) pagi ini, manajemen RS menerapkan kebijakan baru. RS Pasirian memberlakukan sistem buka tutup untuk pasien baru.

Direktur RSUD Pasirian, dr Wawan Arwijanto mengatakan, saat ini pihaknya merawat 53 pasien Covid-19. Sebanyak 43 menempati perawatan di tempat tidur isolasi, sedangkan 10 pasien lainnya berada di IGD.

"Jadi sementara RS Pasirian tidak menerima pasien baru, sampai ada yang keluar baru bisa menerima lagi," katanya.

Wawan menjelaskan, alasannya memberlakukan sistem buka tutup pelayanan IGD karena banyaknya pasien yang harus ditangani. Para medis memaksimalkan penanganan agar para pasien Covid-19 bisa segera tertangani.

"Kami benar-benar melayani secara maksimal ya, sampai ada pasien sembuh baru kami berani buka lagi. Jadi kalau ada pasien baru langsung kami arahkan ke puskesmas atau RS lain di Lumajang," jelasnya.

Sementara Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius menjelaskan, penerapan sistem buka tutup diakibatkan karena belakangan pasien Covid-19 pergerakannnya dinamis. Bahaya penularan Covid-19 masih mengancam. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

"Tetap patuhi protokol, kurangi mobilitas karena kita harus mewaspadai penularan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved