Breaking News:

PPKM Darurat

Gus Irsyad Salurkan Bantuan untuk 5.175 Warga Pasuruan Terdampak PPKM Darurat

Pemkab Pasuruan mengucurkan anggaran Rp 1.035.000.000 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM terdampak pandemi COVID-19.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Parmin
surya.co.id/galih lintartika
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) saat menyalurkan bantuan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Pemkab Pasuruan mengucurkan anggaran Rp 1.035.000.000 untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM terdampak pandemi COVID-19.

Bantuan ini diberikan kepada 5.175 KPM se - Kabupaten Pasuruan dari beragam latar belakang terdampak kebijakan PPKM Darurat, Rabu (21/7/2021) di Pendopo Bupati Pasuruan.

Menurut Bupati, bantuan yang diberikan ini dalam bentuk sosial tunai sebesar Rp 200.000 kepada setiap KPM dari sektor paling terdampak PPKM Darurat. "Semoga ini bermanfaat," katanya.

Disampaikan dia, 5175 KPM ini terdiri dari 3166 KPM dari sektor pariwisata, 1513 KPM dari sektor ketenagakerjaan, 734 KPM dari sektor usaha mikro dan usaha kecil, 90 KPM dari sektor perdagangan dan 304 KPM dari sektor yang terkait perhubungan seperti juru parkir, supir dan lainnya.

“Bantuan ini kami anggarkan dari BTT atau bantuan tidak tidak terduga APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2021 kepada warga kita yang sangat terdampak PPKM Darurat,” katanya.

Dengan diterimanya bantuan sosial tunai dari Pemkab Pasuruan, Gus Irsyad menghimbau kepada para KPM agar bantuan ini bisa dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan yang sangat diperlukan seperti sembako (Sembilan bahan pokok).

“Kebutuhan yang paling pokok, ya makan dan minum. Meski sedikit, tapi setidaknya bisa membantu warga yang kesulitan dengan kebijakan PPKM Darurat ini,” harapnya.

Tak hanya soal penggunaan bantuan, Gus Irsyad juga meminta para KPM dan seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk tetap patuh terhadap aturan yang diberikan oleh pemerintah..

“Memakai masker sudah jadi hal yang wajib kita lakukan. Sudah bukan waktunya lagi untuk bersantai karena lonjakan kasus Covid-19 yang masih tinggi. mari kita jaga kesehatan kita agar terhindar dari virus," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi menambahkan, dalam hal penyaluran bantuan sosial tunai, pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Hanya saja, untuk menghindari terjadinya kerumunan, setiap KPM diberikan jadwal sesuai waktu yang telah ditentukan. Dimana per 1 jam diberikan kepada 20-30 perwakilan KPM, dan satu hari dibatasi sampai 200 orang.

“Penyaluran ini kita estimasi selesai dalam 3 hari. Untuk itu, kalau sudah ada pemberitahuan, maka kami minta kepada PKM untuk tepat waktu supaya tak ada kerumunan,” tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved