Breaking News:

Berita Surabaya

Rumah Dinas Pemkot Surabaya untuk Pegawai kini Bisa Jadi Hak Milik Penghuninya

Rumah dinas yang selama ini ditempati pegawai Pemkot Surabaya bisa menjadi hak milik penghuninya.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Theresia Ekawati Rahayu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rumah dinas yang selama ini ditempati pegawai Pemkot Surabaya bisa menjadi hak milik penghuninya.

Rumah dinas golongan III ini bisa dilepas. Namun jika ingin alih status kepemilikan saratnya membeli rumah yang bersangkutan. 

Rumah-rumah dinas tersebut hingga saat ini masih ditempati pegawai, termasuk pensiunan.

Mereka tersebar di sejumlah wilayah di Surabaya. Selama ini rumah-rumah itu berlaku sewa atau retribusi Izin Pemakaian Rumah (IPR).

"Sudah menjadi rumah dinas golongan 3 sehingga bisa dilepas. Tentunya harga rumah itu disesuaikan nilai apraisal.

Sudah ada 47 pegawai yang mengajukan menjadi hak milik," jelas Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah (DPBT) Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu, Selasa (20/7/2021).

Yayuk, sapaan Ekawati Rahayu, menyampaikan bahwa mereka yang ingin alih status rumah bisa mengurus.

Total ada sekitar 300 unit rumah dinas Pemkot berstatus IPR dengan berbagai tipe atau luasan.

Mulai ukuran rumah petak sangat kecil yang berlokasi di Sombo hingga rumah ukuran besar seperti di Bratang dan Kalidami.

Selain di dua wilayah itu, rumah dinas IPR juga terdapat di Ngagel, Kebbonsari, dan Bratang Gede.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved