Breaking News:

Berita Ponorogo

Kasus Covid-19 Ponorogo Masih Tinggi pada 17 Hari PPKM Darurat, Bupati Sugiri Tingkatkan Tracing

Penularan kasus Covid-19 di Ponorogo masih tinggi walaupun PPKM darurat telah berjalan selama 17 hari.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: irwan sy
tribun jatim/sofyan arif
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko 

Berita Ponorogo
Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYA.co.id, PONOROGO - Penularan kasus Covid-19 di Ponorogo masih tinggi walaupun PPKM darurat telah berjalan selama 17 hari.

Dalam tiga hari terakhir saja, yaitu tanggal 17-19 Juli 2021, penambahan kasus Covid-19 di Bumi Reog mencapai 554 kasus.

Dengan kata lain, rata-rata penambahan kasus dalam tiga hari terakhir sebanyak 183 kasus perharinya.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengatakan pihaknya memang mengintruksikan untuk meningkatkan jumlah tracing kepada masyarakat yang kontak erat.

"Prisipnya kita tidak ingin menyajikan data semu, sehingga tracing kita tingkatkan. Kalaupun menjadi (zona) merah tidak masalah," ucap Sugiri, Selasa (20/7/2021).

Menurut Sugiri dengan meningkatkan cakupan tracing justru akan mempermudah penanganan Covid-19.

"Semoga kedepan akan susut dan penanganannya akan terjaga," lanjutnya.

PPKM Darurat sendiri menurut Sugiri masih efektif di tingkat nasional.

"Untuk di tingkat kabupaten pasti segera bisa mengikutinya. Mudah-mudahan kalau (PPKM darurat) memang diperpanjang (kasus Covid-19) bisa turun," tambahnya.

Senada dengan Sugiri, Sekda Ponorogo, Agus Pramono, mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo memang semakin meningkat cakupan tracing.

"Memang diinstruksikan dari pemerintah pusat untuk melakukan tracing. Setiap satu orang positif yang dicari (ditracing) satu sampai 15 orang," jelasnya.

Dengan meningkatnya tracing otomatis akan semakin memperbanyak orang yang ketahuan positif Covid-19 terutama pasien tanpa gejala.

Konsekwensinya, pasien tersebut harus melakukan isolasi mandiri dan tidak akan keluyuran sehingga tidak akan menulari masyarakat lain.

"Ini yang kita harapkan tapi yang utama adalah tetap meminta masyarakat hati-hati karena Covid-19 ini ada dan ganas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved