Breaking News:

Berita Sampang

Dua Warga Sampang Diadili Akibat Dangdutan saat PPKM, Polres Heran Izin Keramaian Bisa Keluar

"Bahkan mulai awal pandemi Covid-19, kami sudah memberi imbauan kepatuhan protokol kesehatan langsung kepada masyarakat," tambah Hafidz.

Editor: Deddy Humana
surya/hanggara pratama
Dua warga Sampang menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) setempat karena melanggar aturan PPKM darurat, (20/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang kembali menggiring dua warga pelanggar prokes pencegahan Covid-19 untuk menjalani Persidangan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Sampang.

Dua warga tersebut terbukti melanggar prokes dengan menggelar orkes melayu (dangdut) dalam pesta pernikahan di Dusun Bates, Desa Taddan, Kecamatan Camplong Sampang.

Dalam persidangan yang dipimpin hakim tunggal, Syivia Nanda Putri, Selasa (20/7/2021), kedua pelanggar itu dijatuhi denda masing-masing Rp 1 juta. Kedua pelanggar itu masing-masing adalah tuan rumah acara pesta pernikahan dan satunya merupakan pemilik orkes melayu.

Sementara Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz sangat menyayangkan kejadian pertunjukan orkes melayu saat pernikahan warga di Desa Taddan tersebut.

Sebelumnya, kapolres sudah menginstruksikan intelkam agar tidak mengeluarkan surat izin keramaian yang mendatangkan kerumunan massa untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Sampang.

Namun kegiatan tersebut tetap digelar dan melanggar pasal 7 Peraturan Bupati (Perbup) Sampang Nomor 53 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

"Bahkan mulai awal pandemi Covid-19, kami sudah memberi imbauan kepatuhan protokol kesehatan langsung kepada masyarakat," tambah Hafidz.

Lebih lanjut, ke depannya Polres Sampang dengan dukungan penuh dari Kodim 0828 Sampang dan Pemkab Sampang akan meningkatkan pengawasan. Serta meningkatkan patroli terhadap masyarakat tentang pendisplinan protokol kesehatan selama masa PPKM darurat.

“TNI/Polri, Pemkab Sampang dan gugus tugas Covid-19 Sampang akan menindak tegas para pelanggar prokes di wilayah Sampang agar timbul efek jera," tuturnya.

Ia menambahkan, keselamatan masyarakat merupakan hukum tertinggi dengan kata lain setiap pelanggar yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat akan ditindak tegas. HANGGARA PRATAMA

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved