Breaking News:

Berita Trenggalek

Dinas Pertanian dan Pangan Temukan Cacing Hati Pada Puluhan Hewan Kurban di Trenggalek

Tim pengecekan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menemukan cacing hati di puluhan hewan kurban pada hari pertama Idul Adha

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Cacing yang ditemukan dalam organ hati hewan kurban oleh tim pemeriksa dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Selasa (20/7/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Tim pengecekan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menemukan cacing hati di puluhan hewan kurban pada hari pertama Idul Adha 1442 Hijriyah, Selasa (20/7/2021).

Cacing itu mayoritas ditemukan di hati hewan kurban sapi, dan sedikit di hati kambing.

Data yang direkap oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek hingga Selasa sore menunjukkan, cacing hati ditemukan pada 25 hewan kurban di tempat-tempat penyembelihan.

Rinciannya, cacing hati ditemukan pada 22 ekor sapi dan 3 ekor kambing.

Data tersebut diambil setelah tim dari dinas mengecek lebih dari 300 ekor hewan kurban, baik sapi, kambing maupun domba.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Didik Susanto menjelaskan, cacing hati di organ hewan kurban ditemukan merata di beberapa lokasi penyembelihan.

Meskipun ada beberapa tempat pemotongan yang mayoritas hewan kurbannya didapati cacing hati.

“Tadi misalnya salah satu tempat penyembelihan di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan, ada tiga ekor hewan kurban dan semuanya ada cacing hatinya. Juga di Kelurahan Sumbergedong, dari tiga hewan kurban, dua di antaranya ada cacing hatinya,” kata Didik.

Kepala Bidang Kesehatan Hewwan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Ririn Hari Setiani menambahkan, jumlah temuan itu belum final.

Beberapa anggota tim masih belum melaporkan secara utuh hasil pemeriksaan mereka pada hari pertama perayaan Idul Adha.

Selain itu, pemeriksaan hewan kurban tahun ini juga terbagi menjadi beberapa hari.
Berlakunya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat membuat proses penyembelihan hewan kurban dibagi bertahap.

“Belum semua data masuk. Nanti (untuk mengetahui apakah temuannya signifikan atau tidak) bisa dilihat jika sudah final datanya,” kata Ririn.

Setelah menemukan cacing pada hati hewan kurban, anggota tim langsung menyingkirkan bagian organ tubuh hewan tersebut.

Tim juga langsung mengubur organ hati yang terdapat cacing agar tak tercampur dan terkonsumsi oleh manusia.

“Bagian organ hatinya saja yang dikubur. Untuk dagingnya masih aman,” sambung dia.

Mengenai masalah cacing hati pada hewan ternak ini, Ririn mengimbau, agar para peternak di Trenggalek maupun daerah sekitar agar rutin menggunakan obat untuk meminimalisir penyakit tersebut.

“Butuh kesadaran dari peternak untuk memberikan obat cacing secara teratur,” ungkap Ririn.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved