Breaking News:

Berita Lamongan

Bertindak Sebagai Imam, Bupati Lamongan Gelar Salat Idul Adha Bersama Keluarga dan Ajudan di Rumdin

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi tetap melaksanakan salat Idul Adha 1442 H berjemaah di pelataran rumah dinas, Selasa (20/7/2021).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Salat Idul Adha berjemaah yang dilakukan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama anggota keluarga ditambah ajudan dan sekretaris pribadi di pelataran rumah dinas, Selasa (20/7/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi tetap melaksanakan salat Idul Adha 1442 H berjemaah, Selasa (20/7/2021).

Bupati Yuhronur menggelar salat Idul Adha berjemaah bersama keluarga serta ajudan dan sekretaris pribadinya di pelataran rumah dinas (Rumdin) bupati, di Jalan Lamongrejo Nomor 36, Tumenggungan.

Ia tetap teguh dengan pedoman aturan pemerintah tentang petunjuk teknis salat Idul Adha tahun 2021 ini.

Ada sejumlah petunjuk teknis untuk salat Idul Adha di rumah dan prosesi penyembelihan hewan kurban juga dibatasi dengan sejumlah aturan di masa PPKM Darurat saat ini.

Bersama sebanyak 10 orang anggota keluarga plus ajudan dan sekretaris pribadinya, salat Idul Adha berjemaah dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes). Jarak saf juga benar-benar dijaga dan ditaati.

Dalam pelaksanaan salat Idul Adha tersebut, Yuhronur Efendi bertindak langsung sebagai imam. Dan sesudahnya, diisi khotbah oleh ajudannya, Achmad Sirojudin.

Dalam khotbah yang tidak lebih dari sepuluh menit itu, Sirojudin menyinggung, bahwa semangat berkurban sangatlah relevan dalam situasi pandemi Covid-19 ini.

"Semangat masyarakat untuk ikhlas berkurban dan berbagi, serta tolong menolong untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam masa pandemi cukup tinggi, Alhamdulillah, " kata sang Khotib, Sirojudin.

Sekedar diketahui, aturan PPKM Darurat Jawa-Bali yang sudah diberlakukan semenjak 3-20 Juli ini merupakan usaha pemerintah dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang meningkat kembali di Indonesia. Dan mendudukkan Lamongan pada level 4, penyebaran Covid-19.

Berada dalam pelaksanaan PPKM Darurat, momen Idul Adha juga perlu dilaksanakan sesuai protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster baru penyebaran dan penularan Covid-19.

Hal tersebut diatur dalan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17Tahun 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, sAlat Idul Adha dan petunjuk pelaksanaan kurban tahun 1442 H/2021 M di wilayah PPKM Darurat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved