Breaking News:

Berita Surabaya

Berkas Kasus SmartKos Fiktif di Surabaya yang Tipu Korbannya Hingga Miliaran Rupiah Sudah Rampung

Kini ada penambahan pasal terhadap tersangka, pasal tentang perumahan dan kawasan permukiman

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Polisi menunjukkan banner SmartKos yang digagas tersangka untuk menipu para korbannya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya telah merampungkan berkas perkara penipuan dan penggelapan yang menyeret Direktur PT Indo Tata Graha, Dadang Hidayat (36) warga Perumahan Taman Aloha, Sidoarjo.

Berkas perkara penyidikan itu telah dinyatakan P21 pada Kamis (15/7/2021) lalu.

Tersangka dan barang bukti juga sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Perak.

Sebelumnya, berkas tersebut sempat dikembalikan ke penyidik oleh pihak jaksa karena ada yang harus dilengkapi.

Hal itu disampaikan Kanit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Giadi Nugraha.

"Ada penambahan pasal, jika sebelumnya hanya dikenakan pasal penipuan dan penggelapan, juga ditambahkan pasal 154 dan 137 Undang-Undang RI nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman. Pasal ini ditambahkan sehingga tersangka dijerat pasal berlapis," kata Giadi, Selasa (20/7/2021).

Giadi memastikan, SmartKos yang ditawarkan Dadang Hidayat memang tidak sesuai prosedur.

Tersangka menjual tanah yang memang belum menjadi miliknya.

Berbekal ikatan jual beli saja, Dadang lalu membuat site plan SmartKos dan menawarkan ke pembeli dengan harga Rp 1,2 miliar per unitnya.

"Ketika diselidiki ternyata tanah tersebut masih milik perorangan dan belum dijual. Tanah ini masih milik orang, sehingga pasal tersebut bisa dikenakan," ungkapnya.

Polisi juga masih menunggu dan mengembangkan kasus serupa milik Dadang lainnya.

Pihaknya juga meminta para korban yang merasa ditipu tersangka untuk melapor ke Polrestabes Surabaya.

"Banyak yang melapor menjadi korban, namun di luar Surabaya. Untuk smartkos ini memang di wilayah Surabaya tepatnya di Mulyosari," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved