Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Antusiasme Warga untuk Divaksin Sudah Tinggi, Jatim Minta Distribusi Stok Dipercepat

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali turun ke masyarakat untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim dan didampingi Bupati Jombang memantau proses Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan di lapangan tennis indoor di kawasan Sengon, Kabupaten Jombang, Selasa (20/7/2021). 

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali turun ke masyarakat untuk menggencarkan vaksinasi Covid-19. Hari ini, Selasa (20/7/2021), ia dan jajaran memantau proses Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan di lapangan tennis indoor di kawasan Sengon, Kabupaten Jombang.

Lengkap didampingi oleh Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kajati, serta Bupati Jombang, Gubernur Khofifah memastikan bahwa saat ini antusiasme warga Jatim untuk divaksin Covid-19 sudah tinggi.

Akan tetapi, menurutnya saat ini yang masih menjadi kendala adalah masalah stok vaksin di daerah-daerah yang menurutnya masih harus dipercepat dari pusat. Sebab menurutnya tenaga vaksinator saat ini sudah sangat cukup di Jatim, masyarakatnya sudah antusias, namun stoknya belum merata dan masih butuh pasokan lagi dari pusat.

“Saat ini vaksinatornya cukup, nakesnya cukup, masyarakat semangat, sekarang kita masih menunggu dropping vaksinnya yang lebih berkelanjutan, yang lebih masif supaya terwujudnya herd immunity minimal 70 persen warga Jatim bisa tervaksin. Kita berharap bersama-sama bisa memberikan hadiah pada Indonesia pada HUT Kemerdekaan yang ke 76 bulan Agustus nanti,” kata Khofifah.

Menurutnya stok distribusi vaksin yang ada di kabupaten kota. Sistemnya pemerintah pusat memberikan kuota jatah vaksin per kabupaten kota berapa yang diterima. Jumlahnya tidak sama masing-masing kabupaten kota bergantung mana yang lebih cepat habis akan dikirim lagi dari pusat.

“Sekarang ini kita harap dropping vaksin lebih maksimal,” tambah Khofifah.

Di titik Serbuan Vaksinasi di Jombang kali ini, total ada sebanyak 3.700 an warga Jombang yang divaksin Covid-19. Program serbuan vaksinasi ini merupakan besutan TNI-Polri yang digalakkan agar semakin banyak warga Jatim yang segera mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per tanggal 18 Juli 2021, progres vaksinasi Jawa Timur baru sekitar 21,8 persen totalnya dari seluruh target sasaran vaksinasi. Itu adalah angka capaian untuk dosis pertama. Sedangkan untuk progres capaian vaksin dosis kedua di Jatim adalah sebanyak 8,26 persen. Sebagaimana diketahui total sasaran vaksin di Jatim ada sebanyak 31,82 juta orang.

Hal senada juga disampaikan oleh Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto. Ia mendorong agar pemerintah pusat juga mempercepat pengiriman vaksin ke daerah-daerah agar vaksinasi bisa dipercepat.

“Semoga dengan kegiatan yang gencar begini Jawa Timur bisa segera mencapai immunity 70% penduduk Jawa Timur. Sekitar masih 18 juta lagi yang belum tervaksin, maka semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa divaksin,” tambah Pangdam.

Ditegaskan bahwa saat ini untuk vaksinasi Jawa Timur, secara pelaksanaan maupun perencanaan sudah tidak ada masalah. Namun ia menyebut bahwa kini yang menjadi masalah adalah stok vaksin.

“Yang sekarang kita tunggu adalah ketersediaan vaksin. Jadi kami sampaikan dalam kesempatan ini kepada pemerintah pusat agar vaksin di Jawa Timur juga segera ditambah. Dan kepada masyarakat sekitar Kabupaten Jombang silakan berlomba-lomba untuk divaksinasi,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved