Breaking News:

Berita Mojokerto

PPKM Darurat, Ini Aturan Salat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban di Kota Mojokerto

Penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha akan diarahkan untuk disembelih di rumah potong hewan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi hewan kurban 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Salat Idul Adha 1442 Hijriah Tahun 2021 di Kota Mojokerto ditiadakan menyusul penerapan PPKM Darurat akibat Pandemi Covid-19.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan kebijakan ini merupakan intruksi dari Pemerintah Pusat terkait peniadaan salat Idul Adha yang diselenggarakan di masjid-masjid maupun lapangan.

"Aturan itu adalah dari Pemerintah Pusat jadi kita tidak boleh membuat kebijakan sendiri sehingga itulah yang harus kita sosialisasi salah satunya adalah peniadaan salat Idul Adha di masjid-masjid atau lainnya," ungkapnya saat meresmikan Musala Shirotol Mukminin, di Lingkungan Balongrawe RT04/RW02, Kelurahan/Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (17/7/2017).

Dia mengatakan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha akan diarahkan untuk disembelih di rumah potong hewan yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Mojokerto.

"Sedangkan pendistribusian daging hewan kurban juga diarahkan untuk diantarkan ke rumah masyarakat, tidak diperkenankan datang mengambilnya apalagi sampai ada antrean," jelasnya.

Ning Ita juga sekaligus menyerahkan hewan kurban yaitu tiga ekor kambing yang nantinya dapat didistribusikan untuk masyarakat di sekitar Musala Shirotol Mukminin Lingkungan Balongrawe dan sekitarnya dalam rangka Idul Adha 2021.

Selain itu, dia bersama Basnaz juga mendistribusikan kursi roda untuk salah satu lansia yang sakit sehingga tidak bisa berjalan.

Namun, pihaknya melalui Dinsos dan relawan akan mengupayakan memberikan bantuan karena lansia tersebut tidak memiliki keluarga untuk bisa bertempat tinggal di rumah lansia Kota Mojokerto ini.

"Karena di rumah lansia kami itu tempatnya lebih terjamin tidak hanya makanan namun kecukupan gizi, tenaga kesehatan yang secara berkala melakukan pemeriksaan apalagi yang bersangkutan sakit tidak bisa berjalan dan semoga berkenan dirawat tinggal di rumah lansia Kota Mojokerto," terangnya.

Dikatakannya, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi agar masyarakat khususnya anak-anak patuh Prokes seperti pakai masker untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved