Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Diminta Ikuti Pemprov Jatim Gratiskan Uang Sewa Rusun Anggap kado HUT Kemerdekaan RI

"Saya yakin Pak Wali Kota Eri Cahyadi setuju. Beliau sangat concern membela kepentingan wong cilik," ujar Imam Syafi'i.

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Anas Miftakhudin
Pemkot Surabaya Diminta Ikuti Pemprov Jatim Gratiskan Uang Sewa Rusun Anggap kado HUT Kemerdekaan RI
Istimewa
Imam Syafi'i anggota Komisi A DPRD Surabaya.

SURYA.CO.ID I SURABAYA - Pemkot Surabaya diminta membebaskan uang sewa semua rusun miliknya untuk meringankan beban masyarakat akibat serangan Covid 19. Hal ini menyusul kebijakan Gubernur Jatim yang tahun ini kembali menggratiskan uang sewa seluruh Rumah Susun (Rusun) milik Pemprov Jatim.

Permintaan membebaskan uang sewa Rusun pemkot itu disampaikan anggota Komisi A DPRD Surabaya, H Imam Syafi'i saat rapat online dengan Mohammad Aminuddin, sekretaris Dinas Pengolahan Bangunan dan Tanah Pemkot Surabaya, Senin sore.

"Pak Amin tadi menjelaskan bahwa pendapatan uang sewa Rusun tidak banyak. Kecil sekali Rp 3 miliar setahun. Kenapa tidak dibebaskan saja seperti rusunnya Pemprov Jatim," kata Imam Syafi'i kepada pejabat yang biasa disapa Amin itu.

Amin langsung menanggapi usulan anggota dewan dari Partai Nasdem itu.

"Nanti akan kami sampaikan kepada pimpinan dan wali kota. Karena tahun lalu juga sempat dibahas wacana penggratisan uang sewa rusun," terang Amin.

Menurut Imam, dari rapat daring dengan Dinas Pengolahan Bangunan dam Tanah diketahui bahwa uang sewa yang dibayarkan penghuni tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan dan operasional yang dikeluarkan Pemkot.

Dari 103 tower Rusun milik Pemkot, dapat uang sewa Rp 3 miliar.

Tapi biaya yang harus dikeluarkan Pemkot Rp 16 miliar setiap tahun.

Setiap tower rusun berjumlah antara 90 sampai 100 unit.

Biaya yang dikeluarkan pemkot kebanyakan untuk menggaji 200 pegawai yang disebar di rusun-rusun yang ada.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved