Breaking News:

Berita Lamongan

Pemkab Lamongan Data Pekerja yang Dirumahkan Akibat Terdampak PPKM Darurat

Pemkab Lamongan akan segera melakukan pendataan terhadap warganya (pekerja) yang dirumahkan perusahaan akibat adanya kebijakan PPKM Darurat

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat momen menyerahkan bantuan beras secara simbolis untuk warga terdampak di Pelataran Polres Lamongan, Jumat (16/7/2021) 

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, akan segera melakukan pendataan terhadap warganya (pekerja) yang dirumahkan perusahaan akibat adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Masalah ini menjadi perhatian Pemkab sebagai imbas dari adanya kebijakan pelarangan operasional bagi perusahaan yang bergerak di bidang non esensial. Diperkirakan ada ribuan warga Lamongan, yang terkena dampak tersebut.

Menyikapi itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, berjanji akan segera memerintahkan instansi terkait, untuk melakukan pendataan terhadap pekerja yang kehilangan mata pencaharian akibat pandemi Covid-19.

"Kita akan segera menginventarisir pekerja yang terdampak pandemi dan PPKM Darurat. Tentu nanti akan kita perhatikan, dan juga informasinya akan ada bantuan juga dari beberapa kementerian," kata Yuhronur, melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021).

Pada prinsipnya, semua yang terdampak akan menjadi konsentrasi pemerintah daerah untuk mendapatkan solusi, baik untuk sementara maupun kedepan.

Sudah mulai dilakukan pendataan dengan melibatkan pihak desa, termasuk para perangkat harus intens turun ke tengah masyarakat untuk memastikan jumlah sebenarnya

"Lebih cepat lebih baik, agar segera bisa dieksekusi, " katanya.

Pihkanya tidak ingin ada diantara mereka, para pekerja pabrik yang terdampak itu lewat tidak terdata.

Makanya, kata Yuhronur, perangkat di ditingkat desa atau kelurahan harus jeli dan benar - benar aktif turun ke warga.

"Jangan hanya sekedar menggugurkan kewajiban. Ini program kemanusiaan yang harus sangat dibutuhkan, " katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Lamongan menyerahkan bantuan 6 ton beras, 1.600 paket sembako, masker dan vitamin kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

Bahkan mulai Jumat (16/7/2021) ditambah lagi bantuan sebanyak 141 ton yang diadakan oleh Polres, Kodim dan Pemkab. Pendistribusiannya dilakukan oleh tiga pilar yang selama ini bersinergi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved