Breaking News:

Berita Tuban

Kemenag Tuban Imbau Salat Idul Adha Bisa Dilakukan di Rumah

Ada hal yang berbeda pada pelaksanaan Idul Adha 1442 H, seperti halnya di Kabupaten Tuban. Takbir keliling dan salah Idul Adha di masjid ditiadakan

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/M Sudarsono
Kemenag Tuban Imbau Salat Idul Adha Diimbau Dilakukan di Rumah 

SURYA.co.id | TUBAN - Ada hal yang berbeda pada pelaksanaan Idul Adha 1442 H, seperti halnya di Kabupaten Tuban. Jika biasanya ada takbir keliling dan salat berjamaah di lapangan maupun masjid, kini ditiadakan.

Hal itu merujuk pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli.

Di antaranya, surat edaran dari Menteri Agama nomor 17, SE Gubernur Jawa Timur dan SE Bupati Tuban tentang pelaksanaan hari raya Idul Adha di masa PPKM Darurat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Sahid mengatakan, ada sejumlah imbauan menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Pertama, pelaksanaan salat Idul Adha baik yang dilaksanakan di masjid, ataupun di lapangan untuk sementara waktu ditiadakan, karena Kabupaten Tuban termasuk zona merah.

"Salat Idul Adha untuk sementara di laksanakan di rumah masing-masing, mengingat Tuban masih zona merah sebaran covid-19," ujarnya kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Sahid menjelaskan, selain itu kedua adalah pelaksanaan takbir keliling untuk sementara juga ditiadakan dan dilaksanakan di rumah masing-masing.

Malam takbiran bisa dilaksanakan di masjid atau musala dengan audio visual dan tidak mengundang jemaah, yang akan menimbulkan kerumunan.

Begitupun dengan aturan penyembelihan hewan kurban, harus sesuai syariat Islam dan sebaiknya dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) untuk menghindari kerumunan.

Ia juga juga berpesan, agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan mematuhi 5 M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

"Tuban zona merah, taat dan patuhi aturan, setelah melakukan vaksinasi secara lahir, imbangi dengan vaksinasi batin membaca Al Qur'an," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved