Breaking News:

PPKM Darurat

Kedai Bakso Ditutup Separuh ternyata Layani Makan di Tempat, Satgas Covid-19 Manyar Gresik Sita KTP

Sebuah kedai bakso yang berada di dalam perumahan Gresik Kota Baru, Kecamatan Manyar kedapatan melanggar PPKM darurat.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Camat Manyar Gresik Nadlelah (tengah) meminta pemilik kedai bakso menaati aturan PPKM darurat, Minggu (18/7/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Sebuah kedai bakso yang berada di dalam perumahan Gresik Kota Baru, Kecamatan Manyar kedapatan melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Meski kedai ditutup separuh, ternyata di dalamnya masih banyak yang makan di tempat.

Para pengunjung dengan lahap menyantap bakso di tempat. Padahal pemerintah meminta agar pengusaha makanan untuk melayani pesan bungkus atau take away selama masa PPKM darurat.

Satgas Covid-19 Manyar memergoki kedai yang memiliki bangunan dua lantai. Camat Manyar Nadlelah, Polsek Manyar dan Koramil Manyar menegur pengunjung dan pemilik usaha untuk mentaati aturan yang ada.

Petugas menyisir dari lantai satu dan lantai dua. Para pengunjung yang telah makan masih nongkrong dengan tidak meenerapkan protokol kesehatan. Tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak.

Ancaman varian baru Covid-19 yang memiliki potensi penyebaran yang lebih cepat jika melepas masker bisa mengintai siapapun. Sekalipun warga yang sudah divaksin dengan memiliki tingkat kesembuhan yang lebih besar.

Petugas tidak menutup usaha tersebut, hanya saja mengangkat kursi di atas meja agar benar-benar melayani take away bukan makan ditempat. Mengantisipasi kerumunan dan mengurangi resiko penyebaran melalui droplet saat membuka masker.

"Sebagai efek jera, kami ambil KTP. Nanti hari Senin bisa diambil di trantib Kecamatan dengan syarat membawa hasil tes swab antigent, kalau positif langsung isolasi," terang Nadlelah.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti mengimbau masyarakat dengan kesadaran agar disiplin mematuhi protokol kesehatan. Terlebih sekarang berlaku PPKM Darurat dengan aturan-aturan yang komplit.

“Kami minta semua pihak mendukung ikhtiyar pemerintah terkait kebijakannya dalam upaya menyudahi pandemi yang berkepanjangan ini. Lalu dengan sadar hati patuh prokes, tidak perlu adanya pengawasan.” pintanya.

Polisi di wilayah hukum Polres Gresik mensosialisasikan Gresik Jaman Now, JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae. Gerakan yang dipelopori oleh Kapolres Gresik AKBP Arief ini, dikolaborasikan dengan PPKM Darurat optimis mampu menurunkan kasus Covid-19.

Polisi bersama prajurit TNI mendatangi rumah warga yang terdampak PPKM darurat maupun yang sedang isolasi mandiri dengan membawa paket sembako.

Sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari penularan Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved