Breaking News:

Virus Corona di Tasikmalaya

Ini Pengalaman Asep, Pelanggar PPKM, 3 di Lapas Tasikmalaya, Keluar Dijemput Ibu, Begini Rasanya

Setelah tiga hari menjalani hukuman penjara, pemilik warkop di Tasikmalaya, Asep Lutpi Suparman resmi keluar dari Lapas Kelas II B Tasikmalaya.

Editor: Suyanto
TRIBUNJABAR
PELANGGAR PPMKM DARURAT DI TASIKMALAYA - Asep Lutpi Suparman (23) dijemput ibunya Devianti (47) saat meninggalkan Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Minggu (18/7/2021). (TRIBUNJABAR.ID/FIRMAN SURYAMAN) 

SURYA.co.id I TASIKMALAYA - Setelah tiga hari menjalani hukuman penjara, pemilik warkop di Tasikmalaya, Asep Lutpi Suparman resmi keluar dari Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Minggu (18/7/2021).

Asep divonis penjara tiga hari subsider denda Rp 5 juta karena dinilai terbukti bersalah, Melanggar PPKM Darurat di Tasikmalaya. Ia memilih menjalani penjara dengan alasan tak punya uang untuk denda sebesar Rp 5 juta.

Di Lapas sempat dimasukkan atu sel dengan pelaku kriminal yang sudah berstatus narapidana. "Ya, sempat disatukan dengan narapidana lain. Tapi kayaknya tidak lebih dari lima menit sudah dipindahkan kembali," kata Asep beberapa saat setelah keluar dari lapas, Minggu (18/7/2021).

"Sempat terkejut juga waktu dimasukkan sel, kumpul para napi. Tapi ternyata hanya lima menit. Kemudian dikeluarkan lagi dan dipindah ke tempat khusus," ujar Asep.

Cerita Asep, Pelanggar PPKM: Saya Kaget Ditahan di Lapas Campur Napi, Bukan di Polres atau Polsek

Asep tak bisa membayangkan seandainya selama tiga hari berada dalam satu sel dengan para pelaku kriminal.

"Lima menit di sel tidak ada interaksi dengan napi. Akhirnya dipindah ke kamar tersendiri dan bahkan diberi kasur. Petugas lapasnya juga baik-baik," kata Asep.

Asep mulai menjalani masa kurungan tiga hari, Kamis (15/7/2021). Ia datang ke lapas sekitar pukul 11.00.

Baca juga: Ini Sosok Bidan Sri Situbondo, Positif Covid Jelang Melahirkan, Bayi Meninggal, Ibu pun Menyusul

Baca juga: Ibu Comorbid Covid Melahirkan di Halaman, saat Tunggu Ambulan Tak Datang-datang, Terjadi di Klaten

Setelah memasuki lapas, ia wajib ganti baju khas warga binaan dan rambutnya pun dipotong pendek.

Asep kemudian digiring memasuki sel narapidana. "Kami mendapat kiriman pelanggar tipiring dari kejaksaan dan masuk sel narapidana," kata Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Davi Bartian, kepada wartawan saat itu.

Namun kemudian pihak lapas mengeluarkan rilis tertulis bahwa Asep dipindah ke kamar tersendiri karena harus menjalani masa isolasi.

Hingga menghirup udara bebas, Minggu (18/7), Asep tak dipindahkan lagi ke sel narapidana.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Cerita Asep Pelanggar PPKM Darurat Dimasukkan Sel Narapidana Berbaur Bersama Pelaku Kejahatan

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved