Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Mulai Sosialisasi Inovasi Parkir di Surabaya, Sistem Cashless dan Tak Pakai Peluit

Pemkot Surabaya menciptakan inovasi pembayaran parkir tanpa uang tunai (Cashless). Inovasi ini diharapkan bisa mencegah penyebaran Covid-19

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
Istimewa/Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya mulai mensosialisasikan inovasi pembayaran parkir tanpa uang tunai. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya menciptakan inovasi pembayaran parkir tanpa uang tunai (Cashless). Selain itu, juga dengan meminimalisir penggunaan peluit oleh para juru parkir.

Inovasi ini diharapkan bisa mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan. Regulasi ini dikeluarkan melalui Surat Edaran (SE) perihal penggunaan pembayaran non tunai untuk layanan parkir oleh orang atau badan usaha swasta.

Surat Edaran bernomor 645.2/8254436.7.14/2021 itu ditandatangani langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Dalam SE tersebut, terdapat dua poin yang disampaikan Cak Eri.

Di antaranya, imbauan kepada petugas parkir untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menghindari penggunaan peluit. Ini berlaku baik untuk petugas parkir di mal, hotel, maupun juru parkir (jukir) tepi jalan

Secara khusus, Cak Eri mengimbau orang/badan usaha untuk menyediakan sistem pembayaran layanan perparkiran secara elektrik atau non tunai.

"Baik di mal-mal, di apartemen, kemudian di hotel, tempat wisata, BUMN, maupun BUMD,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajad, Sabtu (17/7/2021).

Dia menjelaskan, penggunaan pembayaran non tunai untuk layanan parkir dapat menggunakan QRIS atau QR Code. Ini sudah terintegrasi dengan berbagai penyedia jasa perbankan dan aplikasi dompet digital.

Oleh sebab itu, saat ini sudah banyak pilihan pembayaran non tunai yang bisa digunakan oleh masyarakat. Saat ini, sosialisasi ke juru parkir (Jukir) juga masif dilakukan.

“Kalau yang ada parkir meternya, bisa menggunakan kartu e-payment. Yang terbaru bisa menggunakan QRIS atau QR Code,” jelasnya.

Irvan memaparkan, saat ini gedung-gedung parkir yang dikelola Dishub dan beberapa titik parkir tepi jalan sudah menggunakan alternatif pembayaran non tunai. Di antaranya, di Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto dan Taman Bungkul.

Hal ini akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, ke depannya akan lebih banyak lagi titik-titik parkir tepi jalan yang menyediakan pembayaran non tunai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved