Breaking News:

Berita Ponorogo

Pemkab Ponorogo Biayai Pemulasaraan Jenazah Covid-19, Termasuk yang Meninggal Saat Isoman

Pemkab Ponorogo berharap bisa meringankan beban masyarakat keluarga pasien yang meninggal.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/erwin wicaksono
Pemakaman jenazah Covid-19 dengan protokol penanganan jenazah corona secara ketat. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menandatangani Perbup Ponorogo nomor 70 tahun 2021 terkait mekanisme pembayaran pasien Covid-19.

Dalam Perbup tersebut dijelaskan semua biaya pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 ditanggung Pemkab Ponorogo.

"Untuk klaimnya bisa dikoordinir dari pemerintahan desa agar disampaikan ke Dinas Kesehatan," kata Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, Sabtu (17/7/2021).

Perbu tersebut telah ditandatangani Sugiri per 16 Juli 2021 dan sudah mempunyai kekuatan hukum untuk mulai mencairkan dana pemulasaraan.

"Besarannya Rp 3 juta 260 ribu. Itu sudah biaya secara keseluruhan, APD, peti, dan lainnya," lanjutnya.

Dengan terbitnya Perbup tersebut, Pemkab Ponorogo berharap bisa meringankan beban masyarakat keluarga pasien yang meninggal.

Agus menjelaskan, Perbup ini berlaku untuk semua pasien Covid-19 yang meninggal baik di rumah sakit, puskemas, maupun isolasi mandiri.

Baca juga: Wali Kota Blitar Santoso Imbau Warga Laksanakan Salat Idul Adha di Rumah

Selama ini, lanjut Agus jenazah Covid-19 yang biaya pemulasaraannya ditanggung pemerintah adalah yang meninggal dunia di rumah sakit.

"Sekarang yang isolasi mandiri juga bisa yang penting ada pendataan dari Puskemas dan Tenaga Kesehatan (Nakes)," tambah Agus.

"Kecuali bagi pasien yang pulang paksa dari fasilitas kesehatan ya," pungkasnya.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved