Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pemerintah Salurkan 70.000 Paket Sembako dan 2.500 Ton Beras untuk Warga Sidoarjo Terdampak Pandemi

Bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 mulai disalurkan oleh pemerintah.

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Kapolri, Panglima TNI, Menkes dan sejumlah pejabat Pemprov Jatim serta Pemkab Sidoarjo saat memberangkatkan bansos PPKM Darurat di MPP Sidoarjo, Sabtu (17/7/2021). 

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan, bahwa untuk menghadapi Covid-19 diperlukan peran dari masyarakat semua.

“Jika diibaratkan kondisi saat ini kita sedang menghadapi peperangan menghadapi musuh yang tidak kelihatan. Yakni virus Corona,” ujarnya.

Ada strategi defensif-ofensif untuk menghadapi Covid-19, lanjut Panglima TNI.

Strategi pertama yaitu defensif dengan patuhi protokol kesehatan 5M dan melaksanakan vaksinasi sehingga diharapkan pertahanan diri akan kuat.

Strategi selanjutnya adalah ofensif, yaitu bagaimana menyerang musuh yang tidak kelihatan tersebut.

Strategi tersebut, menurut Panglima TNI, adalah tugas tenaga kesehatan di antaranya testing, tracing dan treatment.

“Saat ini kita perlu bersama-sama menunjukkan peran masing-masing untuk melawan musuh yang tidak kelihatan ini,” katanya.

Panglima TNI meminta, masyarakat untuk selalu menggunakan masker sebab peran perorangan sangat menentukan agar semua masyarakat tidak terserang oleh musuh, yaitu Covid-19.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menambahkan, bila saat ini yang harus ditekan adalah mobilitas masyarakat sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19, khususnya di daerah-daerah.

“Mau tidak mau kita harus menjaga mobilitas dengan melaksanakan upaya-upaya pembatasan. Kepatuhan pada aturan PPKM Darurat juga harus ditingkatkan," ujar kapolri.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved