Breaking News:

Berita Surabaya

Bangun Herd Immunity Mulai Dari Lingkungan Terdekat, DPRD Jatim Usulkan Vaksinasi Berbasis Keluarga

DPRD Jawa Timur mengimbau agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saat ini lebih menyasar keluarga.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi saat ditemui di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPRD Jawa Timur mengimbau agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 saat ini lebih menyasar keluarga. Pola semacam itu bisa digunakan untuk membentuk herd immunity dimulai dari keluarga.

Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi mengatakan pola vaksinasi dengan menyasar keluarga dinilai bakal bisa lebih efektif ketimbang personal seperti yang telah dilakukan sejauh ini.

"Nah, sekarang bagaimana jika target vaksinasi itu kita ubah tidak lagi personal tapi adalah keluarga," kata Kusnadi di Surabaya, dikutip Sabtu (17/7/2021).

Kusnadi mengatakan, memang tujuan suntik vaksin adalah untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan komunal. Percepatan saat ini memang terus dilakukan.

Hanya saja, persoalannya kadang kala dalam satu keluarga tak seluruhnya sudah mengikuti suntik vaksin. Apalagi, dari kacamata dewan belakangan ini klaster keluarga lumayan mendominasi seiring lonjakan kasus yang terjadi.

Sehingga, saran pola vaksinasi keluarga itu bisa dipertimbangkan untuk membentuk herd immunity dimulai dari lingkungan keluarga.

"Yang harus divaksin adalah semua orang yang ada di dalam satu keluarga supaya herd immunity itu terbentuk dari keluarga," ungkapnya.

Teknisnya bisa saja door to door jika kemampuan petugas mumpuni, atau bisa dengan cara lain yang pada intinya pola vaksinasi langsung menyeluruh satu keluarga. Acuannya, bisa dari Kartu Keluarga.

Politisi PDI Perjuangan itu meyakini jika pola demikian optimal dilakukan, seluruh keluarga sudah tervaksin, maka pada akhirnya kekebalan komunal terbentuk dalam lingkup yang lebih besar yaitu masyarakat.

"Herd immunity kita bangun dari keluarga," ungkap Kusnadi yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved