Breaking News:

Berita Nganjuk

Wujudkan Satu Data, ASN Nganjuk Harus Lakukan Pemutakhiran Data Melalui Aplikasi MySAPK

Sedangkan jadwal pemutakhiran data lewat aplikasi MySAPK Nganjuk, dimulai 12 September 2021 hingga 11 Oktober 2021.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Para ASN Pemkab Nganjuk akan diwajibkan BKN untuk melakukan pemutakhiran data mandiri melalui aplikasi MySAPK. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Pembentukan satu data ASN oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) bakal menjadi skema besar yang mengintegrasikan data para pegawai pemerintahan. Untuk itu, BKN akan meminta para ASN dan pejabat pimpinan tinggi (PTT) non ASN melakukan pemutakhiran data mandiri (PDM).

Proses PDM itu akan memakai aplikasi MySAPK demi mendapatkan data ASN yang akurat, terkini, dan terintegrasi dalam rangka mendukung terwujudnya satu data ASN.

Kepala Sub Bidang Dokumentasi dan Informasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nganjuk, Myke Noor Ariani mengatakan, terkait pihaknya telah mengirim Surat Edaran (SE) kepada seluruh instansi di lingkup Pemkab Nganjuk per 14 Juli 2021.

Sedangkan jadwal pemutakhiran data lewat aplikasi MySAPK Nganjuk, dimulai 12 September 2021 hingga 11 Oktober 2021. Dan untuk sementara pada Juli hingga Agustus 2021, para ASN hanya dapat melakukan login di aplikasi MySAPK.

"Selanjutnya pemutakhiran data baru akan dilaksanakan pada September 2021. Semua riwayat dalam PDM wajib diisi dan diunggah data yang terakhir saja. Kecuali riwayat keluarga harus diisi lengkap. Dan riwayat SKP dua tahun terakhir," kata Myke, Jumat (16/07/2021).

Ditambahkan Myke, berdasarkan keputusan BKN Nomor 87/2021 telah disampaikan bahwa kalau ASN dan PPT Non-ASN tidak melaksanakan pemutakhiran data mandiri melalui MySAPK pada periode yang telah ditentukan, maka pelayanan manajemen kepegawaian yang bersangkutan tidak akan diproses.

"Jadi semua ASN wajib mengisi pemutakhiran datanya di aplikasi MySAPK. Pengisian data pemutakhiran itu terkait dengan proses selanjutnya," ucap Myke.

Ke depan, imbuhnya, BKN juga akan membuat Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) terpusat. Dan instansi tidak perlu membuat aplikasi serupa.

"Untuk itu, kami meminta ASN di Nganjuk mendukung dan menyukseskan program pemutakhiran data ASN tersebut," tutur Myke.

Seperti diketahui, aplikasi MySAPK merupakan sistem aplikasi pelayanan kepegawaian berbasis Android yang berfungsi untuk memudahkan ASN di seluruh instansi.

Tujuannya agar dapat mengakses data kepegawaiannya. Di mana di dalamnya termasuk data profil ASN, Kartu Pegawai Elektronik (KPE) Virtual, KTP hingga BPJS dan data pribadi lainnya.

Setiap ASN dan PPT Non-ASN cukup melakukan pemutakhiran data dan riwayat pribadinya melalui akses daring ke dalam aplikasi MySAPK dan website yang telah ditetapkan BKN sebagai autentikasi data ASN dan PPT Non-ASN. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved