Jumat, 1 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Update Kondisi Bek Muda Persebaya Surabaya Koko Ari yang Cedera Ligament

Koko Ari Araya belum bisa ikut latihan bareng tim Persebaya Surabaya untuk sambut Liga 1 2021. Bek muda Bajul Ijo itu masih mengalami cedera ligament

Tayang:
Editor: Fatkhul Alami
Persebaya
Update Kondisi Bek Muda Persebaya Surabaya Koko Ari yang Cedera Ligament 

SURYA.co.id | SURABAYA - Koko Ari Araya belum bisa ikut latihan bareng tim Persebaya Surabaya untuk sambut Liga 1 2021. Bek muda Bajul Ijo itu masih mengalami cedera ligament.

Koko Ari Araya mengalami cedera ligament bukan di Persebaya Surabaya. Ia dihantam cedera saat tergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Uni Emirat Arab (UEA) jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Cedera yang diderita Koko Ari Araya terbilang serius. Pemain asli didikan Persebaya Surabaya harus mengubur mimpinya bisa membela Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2020 yang dihelat di Uni emirat Arab (UEA) pada awal Juni lalu.

Begitu pulang ke Indoensia, cedera Koko Ari pun belum sembuh. Ia pun gabung Persebaya tidak bsia ikut menjalani sesi latihan bersama skuat Bajul Ijo.

Saat ini, Koko Ari terus mendapat pengawasan tim medis Persebaya untuk proses penyembuhan.

Aktivitas yan dilakukan untuk penyembuhan cederanya, Koko Ari harus menjalani latihan pemulihan otot ligament yang sobek.

Koko Ari Araya pun memberi penjelasan terkait kondisi terbaru cedera yang dialami.

Dijelaskan Koko Ari, kondisi cedera yang dialaminya saat bergabung dengan timnas Indonesia di Uni Emirat Arab (UEA) persiapan kualifikasi Piala Dunia 2022, terus mengalami perkembangan positif.

"Alhamdulillah, kondisi sekarang udah cukup lumayan membaik, sudah bisa pegang bola tapi masih ada batasan-batasannya," jaku kata Koko Ari Araya, Kamis (15/7/2021).

Meski sudah bisa memegang bola, Koko Ari tidak memungkiri pada situasi tertentu mulai merasakan sakit pada bagian cedera yang dialami.

"Kalau mulai capek otot sudah kaku semua pasti ngerasain sakit, untuk itu saya harus lebih lagi untuk melakukan penguatan, trutama bagian paha," jelas pemain asal Surabaya itu.

Pemain Persebaya, Koko Ari Araya saat latihan tim di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya.
Pemain Persebaya, Koko Ari Araya saat latihan tim di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya. (Foto:persebaya untuk surya.co.id)

Agar tahu secara pasti kondisi Koko Ari, manajemen Bajul Ijo berencana melakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Angiography (MRA) dalam waktu dekat agar segera bisa diputuskan tindakan lanjutan.

"MRA ini masih nunggu surat keterangan ansuransi dari PSSI, masih dalam proses Insya Allah secepatnya," beber Koko Ari.

"Harapan saya semoga cepet sembuh dan bisa bergabung kembali latian dengan tim, dan semoga kompetisi segera diputar kembali," harap Koko Ari.

Manajemen Bajul Ijo merencanakan proses MRA Koko Ari Araya bersamaan dengan MRA salah satu pemain asingnya, Bruno Moreira Soares yang tak kunjung sembuh dari cedera yang baru dialami.

"Dia (Koko Ari Araya) belum MRA, kayaknya minggu-minggu ini MRA, sekalian sama si Bruno karena cederanya sampai sekarang juga belum sembuh," sebut pelatih Persebaya, Aji Santoso.

Taisei Marukawa

Persebaya Surabaya terancam ditinggal salah satu pemain asingnya, Taisei Marukawa. Pemain asal Jepang itu bisa saja dalam waktu dektn pamit meninggalkan Bajul Ijo.

Situasi pandemi Covid-19 yang belum terkendali menjadi faktor Negara Jepang menghimbu warganya yang ada di Indonesia untuk pulang kampung.

Situasi pendemi Covid-19 di Indonesia terus memburuk mulai akhir Juni hingga Juli 2021 ini.

Angka kasus Covid-19 Indoensia menembus angka 56.757. Jumlah tersebut merupakan tertinggi di dunia akan penambahan kasus Covid-19.

Melihat situasi pandemi Covid-19 Indonesia yang kian menghawatirkan, Negara Jepang dan laiinnya mulai meminta warganya yang berada di pulang.

Taisei Marukawa (kiri) bsaat jalani latihan bersama Persebaya Surabaya. Dia diminta negaranya, Jepang untuk pulang lantaran laju Covid-19 di Indonesia belum terkendali
Taisei Marukawa (kiri) bsaat jalani latihan bersama Persebaya Surabaya. Dia diminta negaranya, Jepang untuk pulang lantaran laju Covid-19 di Indonesia belum terkendali (Persebaya)

Taisei Marukawa pun mengakui pemerintah negaranya (Jepang) memberi imbuan supaya warganya meninggalkan Indonesia.

Taisei Marukawa yang gabung di Persebaya Surabaya pada Juni 2021 itu mengetahui, warga negara matahari terbit itu berbondong-bondong keluar dari Nusantara.

Namun Taisei Marukawa menjelaskan posisi pemerintah Jepang hanya memfasilitasi, bukan memaksa.

"Benar memang dihimbau untuk meninggalkan Indonesia. Tapi bukan panggilan pribadi. Mereka yang mau bisa menghubungi perwakilan pemerintah Jepang dan akan diberikan fasilitas untuk pulang," aku Taisei dikutip Surya.co.id dari laman resmi Persebaya.

Kendati diimbau meningalkan Indoensia, Taisei Marukawa untuk semantar masih bertahan di Persebaya Surabaya.

Gelandang serang Bajul Ijo mengaku terus memantu perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadai di Indonesia. Ia tidak ingin mengambil keputusan terlalu cepat.

Taisei Marukawa juga terus menanti kepastian jadwal kompetisi Liga 1 2021 musim 2021-2022.

Dikarenakan menyangkut dengan masa depan karirnya sebagai legiun asing Bajol Ijo. Ditambah lagi ia kadung jatuh cinta dengan Kota Pahlawan.

"Saya tidak bisa memutuskan sekarang. Karena saya tidak tahu kapan kompetisi (Liga 1 2021) dimulai. Tim juga masih melakukan latihan. Jadi saya di sini saja dulu," tutur Taisei.

"Di sini sebenarnya cukup aman karena saya tidak pernah keluar apartemen selain untuk latihan. Kesehatan dan makanan juga dipantau oleh tim medis dan chef tim. Jadi sebenarnya tidak masalah," sambung Taisei Marukawa.

Dua pemain asing Peresebaya Surabaya, Jose Wilkson dan Taisei Marukawa. Taisei diminta pulang ke negaranya, Jepang lantaran situasi pandemi Covid-19 di Indoensia belum terkendali (Persebaya)

Jika nantinya Persebaya memutuskan untuk meliburkan pemain, baru Taisei akan mempertimbangkan untuk pulang ke Jepang.

Tapi ia menegaskan bukan pulang dan tak ingin kembali. Justru kepulangannya ke Jepang nanti akan dimanfaatkan untuk mendapatkan jatah vaksin dari pemerintah negara asalnya.

Manajemen Persebaya sebenarnya tengah mengusahakan pemain asingnya untuk mendapatkan dosis vaksin di Indonesia. Namun rupanya Taisei memiliki pertimbangan lain.

"Saya harus benar-benar mempertimbangkan dengan baik vaksin. Karena jika saya mendapatkan vaksin yang berasal dari China, maka pemerintah Jepang tidak akan memberikan jatah vaksin kepada saya. Jadi kemungkinan besarnya saya pilih untuk melakukan vaksinasi di Jepang," beber Taisei Marukawa.

Selain Taisei Marukawa, Persebaya mempunya tiga pemain asing lainnya di musim ini.

Ketiga pemain asing milik Persebaya, yakni Bruno Moreira (Brasil), Jose Wilkson (Brasil) dan Alie Sesay (Sierra/Inggris).

Bek asing Persebaya, Alie Sesay saat ikuti latihan tim hari ini, Rabu (23/6/2021). Dia merupakan satu dari empat pemain asing milik Bajul Ijo musim ini
Bek asing Persebaya, Alie Sesay saat ikuti latihan tim hari ini, Rabu (23/6/2021). Dia merupakan satu dari empat pemain asing milik Bajul Ijo musim ini (Persebaya)

Sama dengan Taisei, ketiga pemain asing Bajul Ijo juga masih berada di Surabaya dan tergabung dalam latihan Bajul Ijo.

Berita tentang 

Persebaya Surabaya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved