Breaking News:

Berita Tuban

Pantas Tuban Terjebak Zona Merah, Simak Tingginya Angka Kematian per Hari !

Mantan Kapolres Sumenep itu meminta, agar masyarakat mentaati aturan pemerintah yang bertujuan untuk kebaikan.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Darman menjelaskan kasus Covid-19 yang malah meningkat saat PPKM darurat, Jumat (16/7/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Seperti hampir semua daerah di Jatim, Kabupaten Tuban berada di zona merah sebaran kasus Covid-19 meski sudah ada aturan PPKM darurat.

Selain tingginya penularan, ternyata status merah itu juga disebabkan tingginya angka kematian akibat Covid-19. Karena rata-rata ada lebih dari 10 orang yang menjadi korban setiap hari.

Hal itu disampaikan Kapolres Tuban, AKBP Darman saat operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan (prokes) di kantor Kecamatan Palang, Jumat (16/7/2021).

"Saat ini berada di Tuban zona merah, zona mobilitas juga merah. Angka kematian rata-rata di atas 10 orang per hari. Itu (data) dari rumah sakit yang ada di kota," kata Darman.

Mantan Kapolres Sumenep itu meminta, agar masyarakat mentaati aturan pemerintah yang bertujuan untuk kebaikan. Dan melihat lonjakan angka Covid-19 dan angka kematian yang tinggi, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan PPKM darurat.

"Angka Covid-19 masih tinggi sehingga masih zona merah, kita meminta masyarakat untuk mematuhi prokes," pungkasnya.

Sekadar diketahui, pada penegakkan operasi yustisi yang dilakukan di Kecamatan Palang, Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban menindak 26 pelanggar prokes.

Mereka yang tidak menggunakan masker harus mengikuti sidang di tempat dan dikenakan denda Rp 50.000 per orang. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved