Breaking News:

DPRD Surabaya

Ingatkan Kesiapan Jumlah Nakes & Alat Medis, DPRD Surabaya: Perlu Langkah - Penanganan Extraordinary

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Gubernur Khofifah dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau kesiapan layanan RS Lapangan Tembak (RSLT).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
Foto: humas pemkot surabaya
RSLT - Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau kesiapan layanan RS Lapangan Tembak (RSLT) Kedung Cowek, Surabaya, Kamis (8/7/2021) lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - DPRD Kota Surabaya mendukung optimalisasi penanganan covid-19 demi menyelamatkan warga.

Apalagi berbagai terobosan sudah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan memberi peningkatan layanan kesehatan dalam situasi pandemi.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono berharap Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armudji beserta jajarannya terus mengoptimalkan layanan 24 jam di setiap puskesmas dan Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Kedung Cowek.

"Langkah taktis Wali Kota Eri Cahyadi dengan layanan nonstop puskesmas patut didukung. Juga hari minggu dan hari libur tetap buka untuk penanganan darurat. Ini semakin memberikan harapan bahwa warga yang terpapar covid akan tertangani dengan baik,” kata Cak Awi, panggilan akrab Adi Sutarwijono, Jumat (17/7/2021).

Namun, alumnus Unair ini juga mengingatkan akan kesiapan tenaga kesehatan. Kalau perlu menambah personel di semua puskesmas di Surabaya untuk melayani pasien darurat.

Begitu juga kesiapan peralatan medis seperti oksigen dan obat-obatan yang dibutuhkan pasien. Dengan begitu, puskesmas menjadi tempat jujukan pasien ketika keadaan darurat.

DPRD terus akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanganan covid. Lembaga ini terus menyerap berbagai kesulitan yang sedang dihadapi warga. Selain itu, akan terus memberikan saran serta rekomendasi kebijakan kepada Pemkot Surabaya.

Ekstra Kerja Keras

Selama ini, Pimpinan dan Anggota Dewan terus aktif membantu menangani warga yang terpapar covid dan keluarganya. Mereka mengedukasi warga. Beban warga harus dibantu, termasuk dalam urusan ambulans dan pemakaman jenazah.

“Kami menilai situasi pandemi covid saat ini luar biasa sehingga membutuhkan langkah-langkah dan penanganan extraordinary pula. Upaya-upaya menyelamatkan rakyat harus dilakukan ekstra kerja keras,” kata Adi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved