Breaking News:

Berita Jember

Corona Menyebar di Kampus Unej Jember, Sudah Menulari 76 Orang Warga

Para suspect tersebut kemudian diminta melakukan tes PCR untuk mengetahui apakah mereka positif Covid-19 atau tidak.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
Humas Unej for Surya
Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19 (TTDKBC) Universitas Jember, dr Ulfa Elfiah. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Sebaran wabah Covid-19 telah menjangkiti Universitas Jember (Unej) dan para penghuninya. Sampai pekan kedua Juli ini, sudah 76 orang warga Unej dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 lebih banyak dibandingkan Juni kemarin yang mencapai 27 orang.

Data ini disampaikan secara resmi oleh Bagian Humas dan Protokol Unej melalui rilis, Jumat (16/7/2021). Seperti dijelaskan Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Covid-19 (TTDKBC) Universitas Jember, dr Ulfa Elfiah.

Ulfa mengatakan, 76 kasus positif itu diketahui dari hasil pelacakan (tracing) dan tes (testing) terhadap 144 orang suspect atau mereka yang dicurigai sebelumnya telah melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19.

Langkah tersebut sesuai Standar Prosedur Operasi (SOP). Unej juga sudah memiliki SOP dalam melakukan tracing dan testing saat menerima laporan adanya penderita Covid-19 di kampus.

“Jika ada warga Unej yang menderita Covid-19, maka akan kami telusuri telah melakukan kontak erat dengan siapa saja. Nah mereka yang kontak erat ini dikategorikan sebagai suspect," ujar Ulfa, Jumat (16/7/2021).

Para suspect tersebut kemudian diminta melakukan tes PCR untuk mengetahui apakah mereka positif Covid-19 atau tidak.

Khusus di bulan Juli 2021, lanjut Ulfa, TTDKBC telah melakukan tracing dan testing kepada 144 orang suspect dengan hasil 76 di antaranya positif Covid-19.

Dokter spesialis bedah plastik itu menambahkan, memang ada penambahan warga Unej yang terpapar Covid-19 di bulan Juli dibandingkan bulan Juni.

Di bulan Juni 2021, TTDKBC melakukan tracing dan testing kepada 54 orang suspect, dan 27 orang dinyatakan positif Covid-19. Sementara di bulan Juli 2021 jumlahnya meningkat, dari 144 suspect ada 76 yang positif Covid-19.

Sementara Rektor Unej,Iwan Taruna mengimbau warga kampus agar tetap menaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sambil tetap mengikuti kebijakan rektorat.

“Selama pemberlakukan PPKM darurat maka berlaku kebijakan untuk hari Senin dan Selasa semua pegawai wajib Work from Home. Kesempatan ini digunakan untuk melakukan penyemprotan desinfektan dan penyinaran ultraviolet di semua ruangan," ujar Iwan.

Sedangkan di hari kerja lainnya hanya 25 persen pegawai yang masuk kerja. "Itupun hanya di unit kerja tertentu saja,” pungkas Iwan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved