Berita Lamongan
Bupati Lamongan Datangi Sentra PKL Sembari Bawa Bantuan Sembako
Pemantauan aturan PPKM darurat pada sektor penyedia pangan tepatnya di Lapak Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL)
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemkab Lamongan konsisten dalam menyikapi pemberlakuan PPKM darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi didampingi Dandim 0812, Letkol Inf Sidik Wiyono dan Wakapolres Kompol Argya Satya Bawana bersama dinas terkait blusukan menemui para PKL di jalan Andansari, Kamis (15/7/2021) malam.
Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan terus melakukan monitoring terhadap aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang sudah memasuki hari ke 13.
Kali ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi turun langsung melakukan pemantauan aturan PPKM darurat pada sektor penyedia pangan tepatnya di Lapak Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Andansari Lamongan.
Menurutnya, ia melihat para pedagang di sentra PKL sudah memahami aturan PPKM darurat yang tertuang dalam instruksi Bupati Lamongan nomor 4 tahun 2021 terkait jam operasional pertokoan/pedagang yang menjual kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Kota Batu Belum Melandai, Masyarakat Diminta Patuhi Prokes
Pemantauan ini utamanya dalam rangka menegakkan disiplin pedagang untuk mentaati aturan yang telah ditetapkan pada sektor pangan harus sudah tutup pada pukul 20.00 WIB.
"Saya lihat pedagang di sentra PKL ini sudah paham aturan, disiplin aturan PPKM darurat. Sehingga ketika kita meninjau jam 8 tadi para pedagang ini sudah siap-siap untuk tutup," katanya.
Pak Yes mengapresiasi itikad para pedagang dalam menerapkan 50 persen kapasitas pengunjung dan mengutamakan take away .
Yuhronur datang dengan didampingi dinas terkait, termasuk Kadisperindag, Moh Zamroni.
Selain menegakkan disiplin aturan PPKM darurat, Yuhronur juga memberikan bantuan beras dalam kemasan plastik sebanyak 100 kantong beras dan 75 paket sembako untuk pedagang di sentra PK5.
"Semoga sedikit sembako ini dapat memberikan manfaat untuk para pedagang. Tentu ini sebagai bentuk upaya kita bersama dalam meringankan beban masyarakat terutama pedagang kecil agar bisa bangkit ditengah kondisi seperti ini," katanya.
Para PKL antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Lamongan ini.
"Matur nuwun pak bantuannya, ini kami juga sudah siap-siap mau tutup pak," ungkap salah satu PKL saat menerima bantuan sembako.
Para pedagang kaki lima juga banyak yang meminta berswafoto dengan Yuhronur. "Yo ayo, wis ndang tutup yo, " kata Yuhronur.
Dikatakan, untuk sementara pedagang harus bersabar dengan pemberlakuan PPKM darurat yang hanya sementara ini.
Ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/yuhronur-efendi-didampingi-dandim-0812-dan-wakapolres-serta-dinas.jpg)