Breaking News:

Berita Sidoarjo

Mantan Driver Sidoarjo Sukses Buka Minimarket Kambing-Domba; Omzetnya Ratusan Juta Jelang Idul Adha

Pola ini menurutnya lebih terbuka, sebab pembeli bisa melihat langsung kisaran harga kambing, yang sudah ditentukan penjual.

Penulis: M Taufik | Editor: Deddy Humana
surya/m taufik
Salah satu peternakan kambing di Sidoarjo, masih mengais keuntungan besar meski ada pembatasan selama PPKM darurat. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Hari raya kurban atau Idul Adha selalu membawa berkah tersendiri bagi peternak hewan. Meski Idul Qurban kali ini masih di masa pandemi, namun para peternak kambing masih bisa mengais omzet hingga ratusan juta.

Seperti yang dirasakan Ismail, peternak kambing dan domba asal Desa Sumorame, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Pria 39 tahun itu sukses mengelola minimarket kambing dan domba dengan omzet ratusan juta rupiah.

Lebih dari 10 tahun Ismail menggeluti usaha penjualan hewan kurban, terutama kambing dan domba. Awalnya, Ismail memulai usahanya dari 5 ekor dan sekarang menjadi puluhan ekor. Dan mulai dari omzet puluhan juta sekarang sudah ratusan juta rupiah.

Sebelum menekuni usaha penjualan hewan kurban, Ismail bekerja sebagai driver di perusahaan swasta sebagai tenaga kontrak. Akhirnya ia memutuskan keluar dari pekerjaannya dan memilih usaha sendiri.

Ismail merasa beruntung karena waktu itu ia langsung memulai usaha, sekarang tinggal menerima hasilnya. "Sebelumnya kerja jadi driver, pindah-pindah perusahaan, jual kambing hanya sampingan. Tetapi sejak tahun 2011 saya fokus usaha ternak kambing dan memilih keluar dari perusahaan," tutur Ismail di sela kesibukannya, Rabu (14/7/2021) lalu.

Karena ketekunannya, kini ia dipercaya seorang investor untuk mengelola usaha penggemukan kambing dan domba, lalu menjualnya dengan konsep minimarket.

Pola ini menurutnya lebih terbuka, sebab pembeli bisa melihat langsung kisaran harga kambing, yang sudah ditentukan penjual.

Dengan prinsip keterbukaan itu, Ismail mengaku jumlah pelanggannya semakin banyak. Saat ini ia sudah membuat kandang dengan kapasitas lebih dari 100 ekor.

"Dulu kami mulainya dari 5 ekor, sekarang sudah puluhan ekor. Omzetnya lumayan sudah mencapai ratusan juta rupiah. Tahun depan rencananya kita tambah lagi, kita maksimalkan lagi kapasitas kandang supaya calon pembeli nanti lebih banyak pilihannya," urai pria dipanggil Mamat tersebut.

Ismail mengaku sengaja memberi nama usaha ternaknya Candi Farm Minimarket Kambing dan Domba agar mudah diingat. "Nama Candi merupakan nama Kecamatan, Desa Sumorame ini ikut wilayah kecamatan Candi. Biar mudah diingat saja sama pelanggan kita," selorohnya.

Khusus untuk momen Idul Adha ini kambing yang dijual di Candi Farm harganya bervariasi, mulai dari 3 jutaan hingga 5 jutaan.

Ia menyarankan kepada calon pembeli hewan kurban agar datang langsung ke kandangnya karena bisa memilih sebelum mendekati hari Idul Adha, setiap hari buka mulai pagi sampai malam.

"Lebih enaknya melihat langsung di kandang saja, bisa memilih sama mengajak anak-anak karena kandang sengaja didesain ramah anak dan setiap hari kita jaga kebersihannya," kata bapak satu anak itu.

Menjelang Idul Adha, Ismail juga menggratiskan biaya pengiriman. Khusus untuk pembeli di Sidoarjo. "Untuk pengiriman hewan kurban wilayah Sidoarjo kita gratis, kita kirim ke alamat sesuai dengan permintaan," imbuhnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved