Breaking News:

Berita Tulungagung

Pendaftaran Calon Pengantin di Kabupaten Tulungagung Ditutup, Ijab Kabul untuk Pendaftar Lama

Karena kondisi darurat, Kantor Kemenag Tulungagung memberlakukan aturan baru selama pelaksanaan ijab kabul.

Penulis: David Yohanes | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa Satgas Covid-19 Tulungagung
Hajatan warga yang dibubarkan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Kantor Kemenag kabupaten Tulungagung menutup pendaftaran calon pengantin sejak diberlakukannya PPKM Darurat, 3 Juli 2021 lalu.

Sementara calon pengantin yang sudah mendaftar sebelum PPKM Darurat tetap dilayani.

Namun karena kondisi darurat, Kantor Kemenag Tulungagung memberlakukan aturan baru selama pelaksanaan ijab kabul.

“Ada sekitar 172 permohonan ijab kabul yang akan dilayani selama PPKM Darurat ini,” terang Kasi Bimais Kemenag Tulungagung, Supriono melalui sambungan telepon.

Calon pengantin yang akan melaksanakan ijab kabul wajib menyertakan hasil rapid antigen dengan hasil negatif.

Syarat yang sama juga diberlakukan untuk saksi dan wali yang hadir saat prosesi ijab kabul.

Sedangkan hanya enam orang yang diperbolehkan di dalam ruang ijab kabul.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, 52 Tahanan Polres Blitar Kota Jalani Swab Antigen

“Enam orang itu terdiri dari dua calon pengantin, satu wali, satu saksi, penghulu dan modinnya,” papar Supriono.

Rapid test antigen ini hanya berlaku selama 24 jam, sehingga harus diperbarui jika lewat dari 24 jam.

Menurut Supriono, sudah ada satu calon pengantin yang batal ijab kabul karena salah satu reaktif berdasar rapid test antigen.

Layanan akan kembali diberikan jika calon pengantin sudah negatif.

"Layanan ijab kabul masih bisa dilaksanakan di rumah," tandas Supriono.

BACA BERITA TULUNGAGUNG LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved