Breaking News:

4 Hari Jasad 2 Teroris MIT Poso Belum Dievakuasi Sampai Dikerahkan Heli Super Puma, Ini Kendalanya

Jenazah 2 teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso empat hari berada di Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Par

Editor: Musahadah
Puspen TNI
Helikopter Super Puma yang dikerahkan untuk evakuasi 2 jenazah teroris MIT Poso. Foto kanan: Ali Kalora Cs. 

SURYA.CO.ID - Jasad 2 teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso empat hari belum dievakuasi dari Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.

Hal ini terjadi karena aparat TNI kesulitan mengevakuasi karena kondisi medan yang rumit. 

Faktor alam bervariasi dengan lembah yang dikelilingi vegetasi pohon rapat, lebatnya hutan dan lembah yang cukup terjal tertutup serta tebing sangat curam di sepanjang rute evakuasi turut menghambat proses evakuasi.

Hari ini, Rabu (14/7/2021), Komando Operasi Angkatan Udara II (Koopsau II) Makassar mengirimkan satu unit Heli Super Puma guna membantu Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabsus) Tricakti mengevakuasi dua jenazah teroris MIT Poso.

Hal tersebut dilakukan karena sejumlah hal di antaranya semakin sempitnya waktu, medan yang sulit serta ruang manuver udara yang sempit.

Baca juga: 2 Anggota MIT Poso Pecahan Ali Kalora Dilumpuhkan dalam Aksi Senyap Tim Pimpinan Perwira Kopassus

Sebelumnya Pangkoopsgabsus Mayjen TNI Richard TH Tampubolon melakukan koordinasi dengan Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo untuk dapat memperkuat Alutsista yang dapat mempercepat pengangkatan jenazah dari dalam lembah di Pegunungan Tokasa. 

Minggit kemudian memerintahkan Dansatgasud Kolonel Pnb Vincentius Endy HP untuk segera mengirimkan Heli Super Puma membantu evakuasi jenazah teroris MIT dari TKP.

Kemudian pukul 11.00 WITA tadi, Heli Super Puma dengan Pilot Mayor Pnb Budiono berhasil landing di Kosatgas Tricakti lapangan Mayonif 714/SM Poso.

Selanjutnya dilakukan briefing singkat yang dikoordinir Asops Koopsgabsus Tricakti Kolonel Inf Frans Yohanes Purba.

 Dalam briefing tersebut hadir pula Asintel Kolonel Inf M Nasrullah Nasution, Katim Analis Kolonel Inf Bosco Haryo Yunasto, Wadansatgassus Letkol Inf Romel J Wardhana serta Pilot dan Crew Heli Super Puma dan Heli Caracal.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved