Rabu, 15 April 2026

Lirik Sholawat

Sholawat Tibbil Qulub Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan

Berikut Sholawat Tibbil qulub lirik arab, talin dan terjemahan Indonesia.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Sholawat Tibbil Qulub 

SURYA.CO.ID - Sholawat Tibbil Qulub juga dikenal sebagai Sholawat penyembuh atau obat.

Sholawat Tibbil Qulub berisi pujian kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus doa agar mendapatkan kesembuhan dari berbagi penyakit.

Sholawat Tibbil Qulub

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا
Allahumma Sholli ‘ala sayyidinaa

مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا
Muhammadin thibbil qulubi wa dawaa ihaa

وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا
Wa ‘afiyatil abdaani wa syifaa ihaa

وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا
Wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa

وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم
Wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim

Terjemahan Indonesia

“Ya Allah limpahkan rahmat kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya.”

Keutamaan membaca sholawat

Sebagaimana dijelaskan dalam Alquran, membaca  sholawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah Allah SWT sebagai bentuk penghormatan kepada beliau.

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (QS. Al-Ahzab: 56).

Berikut keutamaan membaca sholawat lainnya:

Pertama, dikabulkan doanya. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki." (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Kedua, dijanjikan pahala berlipat. Rasuullah SAW bersabda: "Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali." (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

Ketiga, diangkat derajatnya. “Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula'." (HR Ahmad).

Keempat, dikumpulkan di surga bersama Nabi. Rasulullah SAW bersabda: "Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (HR Tirmidzi).

Kelima, mendapatkan syafaat Nabi. Dari Abdullah bin Umar, dia mendegar Rasulllah SAW bersabda: "Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah seperti yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah kepadaku. Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved