Breaking News:

Berita Pamekasan

Pandemi Tak Surutkan Tindak Kejahatan, 20 Tersangka Terjaring selama 12 Hari di Pamekasan

Di antaranya satu unit sepeda motor, senjata tajam, ponsel, uang tunai dan 580 botol miras dari berbagai jenis dan merek.

Penulis: Muchsin | Editor: Deddy Humana

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN – Mewabahnya Covid-19 terbukti memiliki korelasi dengan naiknya tingkat kejahatan, lantaran aktivitas dibatasi dan makin banyak orang tidak bisa mencari nafkah.

Kejahatan di Pamekasan pun ternyata masih tinggi, terbukti selama 12 hari terakhir, Polres Pamekasan menangkap 20 orang tersangka berbagai tindak kriminalitas.

Penangkapan para tersangka yang meresahkan keselamatan masyarakat itu, dilakukan dalam Operasi Sikat Semeru 2021.

Dari 20 orang yang ditangkap itu, empat di antaranya terlibat kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Dan dari empat pelaku curanmor, tiga tersangka sudah masuk target operasi (DPO) Polres Pamekasan.

Kemudian, tiga orang tersangkut premanisme dengan melakukan pungli. Selanjutnya delapan orang tersangka adalah pelaku kejahatan jalanan dan dua tersangka terbukti membawa sejata tajam.

Selain itu, polisi juga menangkap tiga pelaku judi dan pengedar minuman keras (miras). Sejumlah barang bukti hasil kejahatan para tersangka itu diamankan di Polres Pamekasan.

Di antaranya satu unit sepeda motor, senjata tajam, ponsel, uang tunai dan 580 botol miras dari berbagai jenis dan merek.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, didampingi Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Tomy Prambana dan Kasubbaghumas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah PS, Senin (12/7/2021) mengatakan, Operasi Sikat Semeru 2021 ini digelar mulai Senin (28/6/2021) hingga Jumat (9/7/2021) dengan melibatkan 250 anggota, yang terbagi beberapa tim.

“Untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah Pamekasan selama masa pandemi Covid-19 ini dan mencegah tindakan kriminalitas yang meresahkan masyarakat, maka kami razia dengan menggelar Opersi Sikat Semeru 2021,” ujar Apip.

Menurut Apip, dibanding tahun sebelumnya, hasil Ops Sikat Semeru 2021 ini naik sebanyak 8 kasus atau sebesar 88,89 persen. Sementara tahun sebelumnya sebanyak 9 kasus.

Dengan meningkatnya tindak kejahatan di masa pandemi ini, pihaknya akan berupaya menekan adengan terus melakukan razia dan operasi. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved