Breaking News:

Khasiat Biji Kelor, Turunkan Gula Darah hingga Bikin Kulit Cantik, Ini Cara Meracik dan Konsumsinya

Hampir setiap bagian dari pohon kelor bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh, mulai dari bunganya, daun kelor, hingga bijinya.

Penulis: Suyanto | Editor: Suyanto
Foto Istimewa
KELOR - Sejumlah ibu rumah tangga anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Kencana saat memetik daun kelor di lingkungan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. 

3. Menurunkan gula darah
Sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan di Acta Histochemica melaporkan bahwa penurunan kadar gula darah bisa dipertimbangkan sebagai manfaat biji kelor, yang terutama baik bagi orang-orang diabetes.

Namun, penelitian ini hanya dilakukan sebatas pada tikus lab dan belum dibuktikan khasiatnya pada manusia. Akan tetapi, sejauh ini hasilnya menjanjikan. Baiknya Anda konsultasikan dulu ke dokter sebelum menggunakan biji kelor untuk mengendalikan gejala diabetes Anda.

4. Menjaga kesehatan dan kecantikan kulit
Biji kelor diperkaya oleh antioksidan yang bisa melawan radikal bebas penyebab penuaan dini pada kulit. Minyak yang diekstrak dari biji kelor bisa Anda jadikan pelembap alami untuk menjaga kulit tetap senantiasa halus, lembut dan bercahaya.

Cara menggunakan atau mengonsumsi biji kelor
Untuk mendapatkan manfaat biji kelor, Anda bisa mengolah atau mendapatkan hasil olahan biji kelor dengan beberapa cara di bawah ini.

Biji kelor bisa dikonsumsi layaknya kacang.

Sangrai biji kelor dalam oven (sama seperti memasak popcorn), atau Anda bisa menambahkan biji kelor dengan campuran granola dan buah kering lainnya.

Anda bisa merebusnya seperti kacang polong dan menggunakannya sebagai lauk untuk makanan apa pun.

Biji kelor bisa Anda rebus selama 15 menit, kemudian saring airnya untuk diminum sebagai teh herbal.
Ingat, biji kelor bukan pengganti obat-obatan medis dan terapi dokter

Mengonsumsi biji kelor sebagai obat herbal sebenarnya sah-sah saja. Tapi, biji kelor bukanlah pengganti obat-obatan atau terapi medis dari dokter, melainkan hanya sebagai pengobatan pelengkap.

Obat herbal dan jamu-jamuan sebaiknya hanya dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, pemulihan penyakit, atau menurunkan risiko dari penyakit — bukan untuk menyembuhkan. Untuk menyembuhkan penyakit tetap dibutuhkan obat resep dokter.

Selain itu, untuk mencegah risiko penyakit dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, penting untuk menjalani gaya hidup sehat dengan berolahraga, makan teratur, dan rajin cek tensi dan/atau gula darah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved