Breaking News:

Berita Kediri

Kasus Covid-19 Terus Melonjak di Kota Kediri, ASN Pemkot Dikerahkan Bantu Pendataan Administrasi

Membludaknya kasus Covid-19 di Kota Kediri, membuat tenaga kesehatan kewalahan menangani pasien sekaligus pendataan administrasi

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Gambiran, Kota Kediri, Senin (12/7/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Membludaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Kediri, membuat tenaga kesehatan di rumah sakit (RS) dan puskesmas kewalahan menangani pasien sekaligus pendataan administrasi pasien.

Akibatnya, pendataan administrasi pasien yang sebenarnya harus segera dilaporkan menjadi terbengkalai.

Untuk membantu administrasi dan pendataan pasien, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar telah mengerahkan belasan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kediri membantu pendataan administrasi di 9 puskesmas, Dinas Kesehatan dan Ruang Isolasi Terpusat Balai Latihan Kerja (BLK) mulai Senin (12/7/2021) ini.

Setidaknya ada 15 orang ASN perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Kediri ditunjuk untuk membantu pendataan administrasi.

Penunjukkan ASN ini dengan syarat bisa mengoperasikan komputer dengan baik. Para ASN yang membantu pendataan administrasi ini akan berkantor sementara di puskesmas, Dinas Kesehatan dan ruang isolasi terpusat untuk sementara waktu.

Asisten Administrasi Umum, Chevy Ning Suyudi menjelaskan, pendataan administrasi yang dimaksud meliputi input data tracing, data testing, data konfirmasi positif, data ketersediaan BOR rumah sakit atau rawat inap dan lainnya.

Diharapkan dengan adanya bantuan pendataan administrasi dari ASN Pemkot Kediri, semua data bisa terupdate setiap hari. Sehingga tidak ada lagi data-data yang menumpuk, karena data ini penting untuk membuat kebijakan.

Tetuko Erwin Sukarno salah satu ASN yang membantu pendataan administasi mengungkapkan, motivasinya bersedia melakukan pekerjaan tambahan ini untuk membantu para tenaga kesehatan.

Karena para tenaga kesehatan ini beban kerjanya semakin banyak dan berat, mengingat kasus Covid-19 di Kota Kediri meningkat.

“Biar para tenaga kesehatan ini juga kerjanya tetap bisa prima dan fokus untuk melayani pasien,” ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved