Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

Jelang Olimpiade Tokyo 2020 - Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra Fokus Latihan Ini

Baik Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan menghadapi perjuangan ektra sejak awal di Olimpiade Tokyo 2020

Editor: Fatkhul Alami
Badminton Indonesia
Pasangan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi salah satu pasangan yang diharapkan bisa membawa pulang medali emas Olimpiade Tokyo 2020 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan terus melakukan persiapan akhir jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Baik Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi perjuangan ektra sejak awal di Olimpiade Tokyo 2020 yang bakal berlangsung mulai 23 Juli - 2 Agustus 2021 mendatang.

Keduanya kini terus digembleng dalam latihan di Pelatnas PBSI untuk mempersiapkan diri tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi mengatakan, semua pemain harus siap menghadapi lawan siapa pun pada Olimpiade Tokyo 2020. Karea undian sudah ditlakukan dan diketahui hasilnya.

"Harus siap karena kami tidak bisa memilih hasil undian. Apa pun hasilnya ya harus dihadapi," kata pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi dikutip dari laman resmi PBSI.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sesuai hasil undian Olimpiade Tokyo 2020 tergabung di grup yang bisa disebut tidak mudah.

Marcus/Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menempati unggulan pertama berada di Grup A bersama Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan), Ben Lane/Sean Vendy (Inggris Raya), dan Chirag Shetty/Satwiksairaj Rankireddy (India).

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bersiap tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka diharapkan tampil bagus diajang empat tahunan
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bersiap tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka diharapkan tampil bagus diajang empat tahunan (Instagram @badminton.ina)

Sementara itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawanyang diunggulkan di tempat kedua menempati Grup D bersama Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae (Korea), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura (Kanada).

Herry IP menyebuutkan, saat ini sulit menentukan kekuatan lawan karena sudah lama sekali tidak ada pertandingan.

"Sekarang semua kedudukannya 0-0, Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan terakhir kali tanding di All England 2021 di bulan Maret, setelah itu tidak ada pertandingan sama sekali. Kami tidak pernah tahu kekuatan lawan yang sesungguhnya jadi semua harus diwaspadai," terang Herry.

Herry IP meminta Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra lebih fokus dalam sisa masa persiapan ini.

"Persiapan lebih fokus di sisa latihan dan nanti waktu saat pertandingannya. Masih ada sekitar dua minggu untuk meningkatkan fokus dan performa mereka, saya optimis level maksimalnya bisa tercapai," tutur Herry.

"Untuk strategi, baru jelang harinya kita akan diskusi. Kita kan ada lihat video-video rekaman pertandingan sebelumnya," pungkas Herry IP.

Berita tentang

Olimpiade Tokyo 2020

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved