Breaking News:

Euro 2020

Biodata Luke Shaw: Pencetak Gol Pertama di Final Euro 2020 Italia vs Inggris, Kado Ulang Tahun

Berikut Biodata Luke Shaw, pencetak gol pertama di Final Euro 2020 Italia vs Inggris, dulunya buangan Mourinho di Manchester United.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Iksan Fauzi
Instagram: Luke Shaw
Biodata Luke Shaw 

Pelatih Manchester United saat itu, Louis van Gaal, memainkan Luke Shaw sejak menit pertama.

Man United sejatinya mengawali laga dengan baik. Namun, setelah 15 menit berlalu, sebuah insiden terjadi kepada Shaw.

Shaw yang berupaya menusuk ke kotak penalti lawan mendapatkan tekel horor dari bek tengah PSV, Hector Moreno.

Luke Shaw saat merayakan gol pada laga Derbi Manchester.
Luke Shaw saat merayakan gol pada laga Derbi Manchester. (AFP)

Tebasan Moreno membuat Shaw terkapar di lapangan. Shaw yang saat itu baru berusia 21 tahun diketahui mengalami patah di kedua bagian kaki kanannya sehingga harus naik meja operasi.

Cedera parah tersebut membuat Luke Shaw harus menepi hingga akhir musim 2015-2016 dan baru kembali bermain pada Juli 2016.

Pada September 2018 lalu, Shaw mengaku bahwa cedera tersebut sempat membuatnya berpikir untuk mengakhiri karier lebih cepat.

"Saya akan berbohong jika saya mengatakan tidak berpikir tentang berhenti bermain (sepak bola) saat itu," ungkap Shaw, dikutip dari The Guardian.

Keluarga dan teman-teman menjadi faktor penting bagi Shaw untuk melewati masa-masa sulit tersebut.

"Namun, saya memiliki banyak teman dan keluarga yang baik di sekitar saya. Mereka benar-benar membantu saya melewati ujian berat ini," imbuh eks pemain Southampton tersebut.

Sempat 'Dibuang' Mourinho

Selain mengalami cedera panjang dan pemulihan, Luke Shaw juga dikabarkan sempat menjadi pemain buangan Jose Mourinho saat masih melatih Manchester United.

Status Luke Shaw yang masih dalam pemulihan setelah cedera panjang kala itu membuat Mourinho tak memberikannya banyak menit bermain baginya.

Tak cukup disitu, pelatih berjuluk The Special One bahkan sempat mengkritik penampilan Luke Shaw di pentas Euro 2020.

Juru taktik asal Portugal tersebut sempat mengkritik pengambilan bola mati Shaw yang dinilai cukup buruk.

"Menurut saya, Luke Shaw bermain dengan baik malam ini," ungkap Mourinho seusai Inggris menang 1-0 atas Ceko di Grup D pada 23 Juni lalu. "Hal negatif yang bisa saya katakan mengenai performanya adalah dia sangat buruk dalam melakukan sepak pojok."

Umpan yang diberikan Shaw sangatlah buruk. Dia tidak menjalankan tugasnya dengan baik untuk menendang sepak pojok," jelasnya.

Adapun kritik Jose Mourinho itu tak lama kemudian dibalas oleh Luke Shaw.

"Dia terus berbicara tentang saya, yang menurut saya cukup aneh. Bahkan beberapa pemain mengatakan 'Apa masalah dia?' dan 'Mengapa dia terus berbicara?' Dia hanya perlu move on," ungkap Shaw.

"Mudah-mudahan, dia bisa menemukan kedamaiannya dan akhirnya move on, lalu berhenti mengkhawatirkan saya," katanya menambahkan.

Jawaban Tuntas Luke Shaw

Luke Shaw menjawab tuntas kritik mantan pelatihnya tersebut saat laga semifinal melawan Ukraina.

Seusai laga Ukraina vs Inggris, Jose Mourinho memberikan penilaian terkait performa Shaw.

Terlepas hubungan kurang baik Mourinho dengan Shaw ketika bekerja sama di Man United (2016-2018), The Special One mengaku terkesan dengan penampilan sang pemain.

"Saya pikir empat bek benar-benar solid. Luke Shaw bermain lebih baik, lebih baik, dan lebih baik," ujar Mourinho dilansir talkSPORT.

"Kyle Walker menjalani turnamen yang luar biasa. Dua bek tengah tampil sangat solid."

"Dua gelandang tengah (Declan Rice-Kalvin Phillips) yang bermain luar biasa di turnamen ini juga tampil bagus, lebih dari cukup untuk mengendalikan Denmark secara defensif."

"Kemudian, Inggris memiliki empat pemain yang dapat menentukan kreativitas permainan, dan saya pikir di sanalah Gareth Southgate dipusingkan," tutur The Special One.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved