Breaking News:

Virus corona di Mojokerto

Ning Ita Beri Dukungan Moril secara Virtual terhadap Ratusan Nakes Terpapar Covid-19 di Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan dukungan moril terhadap ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat memberikan dukungan moril secara virtual terhadap ratusan pelaku Nakes yang terpapar Covid-19. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO- Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan dukungan moril terhadap ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19.

Dukungan itu disampaikan secara virtual Zoom Meeting bersama para Nakes positif Covid-19 yang kini menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing, RSUD Prof. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Rusunawa Cinde, Kecamatan Prajuritkulon.

Ning Ita sapaan Walikota Mojokerto, mengatakan menyampaikan apresiasi terhadap Nakes terhadap dedikasinya
sebagai garda terdepan penanganan pasien Covid-19 khususnya di Kota Mojokerto ini.

"Seluruh Nakes yang terpapar (Covid-19) harus berjuang semoga segera sembuh dari keterpaparan dan diberikan kekuatan lahir bathin, ikhlas sabar semoga perjuangan segera berakhir," ungkapnya, Minggu (11/7/2021).

Berdasarkan data Tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan Kota Mojokerto adapun jumlah keseluruhan Nakes yang terpapar Covid-19 yaitu sebanyak 248 orang.

Sedangkan, Nakes kasus aktif tercatat di Puskesmas Wates 11 orang dan Puskesmas Blooto delapan orang, Puskesmas Kedundung lima orang, Puskesmas Gedongan empat orang, Puskesmas Mentikan sembilan orang, Puskesmas Kranggan tiga orang dan Dinkes 15 orang.

Kemudian, sebanyak 76 Nakes di RSUD Prof Dr Wahidin Sudirohusodo, RS Gatoel 35 Orang, RS Kamar Medika 17 orang,
RS Emma 21 orang, RS Rekso Waluyo 25 orang dan RS Hasanah 19 orang.

Menurut dia, pihaknya khawatir Nakes di Puskesmas dan Rumah Sakit yang terpapar Covid-19 bakal berdampak terhadap pelayanan kesehatan. Selain itu, Pemerintah Daerah terus berupaya dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19 meliputi penambahan sarana prasarana tempat tidur (TT) di rumah sakit maupun Puskesmas.

"Sehingga saya berharap perhatian bagi seluruh masyarakat agar jangan sampai kita jadi pasien berikutnya dengan satu-satunya cara prokes 5M karena cara itulah dapat membawa beban Nakes yang banyak isolasi (Terpapar Covid-19)," ucap Ning Ita.

Ning Ita juga terus memotivasi para Nakes   berjuang bersama melawan lonjakan Covid-19. Bahkan ia berencana memberikan insentif Nakes menggunakan anggaran Pemkot Mojokerto. Sebab, tidak ada lagi insentif Nakes dari Kementrian Kesehatan.

"Kami berupaya di tahun 2021 ini namun anggaran Pemkot kami telah menyediakan insentif dalam wktu dekat dapat kami cairkan sebagai bentuk terimakasih kami terhadap Nakes yang luar biasa membantu dalam penanganan Covid-19," pungkasnya.

Nila Triayu adalah salah satu Nakes RSUD Prof Dr Wahidin Sudirohusodo terpapar Covid-19 ketika bertugas merawat pasien Virus Corona. Dia menceritakan kehilangan orang tercinta yaitu ibunya yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Ia bersama suaminya kini berjuang melawan Covid-19

"Kami berempat, anak dan suami serta ibu ini hari kesembilan dirawat tapi ibu saya meninggal. Sedangkan suami saya masih berjuang menormalkan saturasinya," ujarnya seraya menangis.

Dia ikhlas terkait musibah yang menimpa keluarganya dan tetap berjuang melawan Covid-19 dan meminta dukungan masyarakat agar taat Prokes dalam situasi Pandemi.

"Kami ikhlas dan kuat tolong dukung Nakes bantu kami dengan tetap patuh Prokes, patuh anjuran pemerintah, vaksin dan jaga jarak, kami berjuang demi kemanusiaan ikhlas," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved