Berita Gresik
Perilaku Janggal Janda di Gresik 4 Hari Sebelum Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar, Dibunuh?
Perilaku janggal Erni Kristiana (36), wanita yang ditemukan meninggal dunia tak wajar di kamar rumahnya di Gresik.
SURYA.CO.ID - Perilaku janggal Erni Kristiana (36), wanita yang ditemukan meninggal dunia tak wajar di kamar rumahnya di di RT 04/RW 02, Dusun Bringkang, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terungkap.
Janda satu anak ini sempat pamit ke saudara iparnya, Sriati untuk ke rumah keluarganya di Dungus, Sidoarjo pada Selasa (6/7/2021).
Namun, kata Sriati, Erni Kristiana ternyata tidak ke Dungus.
“Tapi, keluarga di Sidoarjo memberi kabar, bahwa Erni tidak ke rumah mereka. Sehingga, kita mendatangi rumah ini," kata Sri saat dikonfirmasi, Jumat (9/7/2021).
Seperti diketahui, Erni Kristiana ditemukan dalam keadaan membusuk di dalam rumah, Jumat (9/7/2021).
Baca juga: Seorang Janda di Gresik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar, Polisi Dalami Penyebab Kematiannya
Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh saudara iparnya, yaitu Sriati dan dua keponakannya Fitri dan Bagus.
Saat datang ke rumah Erni, Bagus melihat pintu sisi utara tidak terkunci.
Kemudian masuk rumah, melihat lampu kamar dan kipas angin masih menyala. Dan kagetnya ketika melihat lantai banyak darah di lantai kamar.
“Saya sempat melihat banyak darah di lantai,” kata Bagus, kepada wartawan.
Melihat Erni sudah tidak bernyawa, Bagus langsung meminta tolong tetangga.
Warga pun berdatangan. Namun, mereka tidak berani mendekat ke jasad tersebut.
Warga, tidak berani berkerumun. Warga memilih menunggu petugas Polsek Menganti dan Tim satgas covid-19.
Kalolsek Menganti, AKP Tatak Sutisna masih enggan memberikan keterangan. "Silahkan ke koordinasi dengan Kanit. Masih pendalaman," kata AKP Tatak melalui pesawat ponselnya.
Ada luka Tusuk
Informasi lain menyebutkan, saat ditemukan korban masih mengenakan pakaian daster berwarna biru.
Korban tergeletak tidak bernyawa tepat di samping kasur.
Anggota Polsek Menganti, Koramil Menganti, Kepala Desa bersama warga setempat mengevakuasi korban.
Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap menghadap ke sebelah kiri, berada di lantai kamar.
Korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan otopsi. Kasus tersebut telah ditangani aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama ditemukan sekitar 11.00 WIB oleh saksi bernama Sriati yang baru pulang kerja.
Dia langsung mengecek ke kamar korban. Sayangnya, pintu kamar terkunci.
Karena itu, dia langsung lapor ke Ketua RT setempat bernama Waib.
Sekitar pukul 11.30 WIB dilanjutkan lapor ke Polsek Menganti.
Tidak lama, sejumlah anggota dan bidan beserta perangkat desa datang ke lokasi. Bersama dua petugas kesehatan menggunakan alat pelindung diri lengkap.
Diduga ada luka tusuk di tubuh korban.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Bayu Febrianto Prayoga membenarkan adanya penemuan mayat Erni di dalam kamar. Pihaknya masih belum bisa memastikan jenazah Erni merupakan korban pembunuhan atau ada penyebab lain meninggalnya korban.
"Kami masih melakukan pendalaman," ucapnya.
Jasad korban dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk proses otopsi.
Kanit Reskrim Polsek Menganti, Aiptu Agus Setya Margono yang berada di lokasi kejadian masih belum berani menyimpulkan peristiwa maut tersebut.
"Masih penyelidikan dan menunggu hasil autopsi," kata dia.
Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban akan dimakamkan di wilayah Sidoarjo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jenazah-erni-kristiana-saat-dievakuasi-petugas-dari-kamarnya-di-gresik.jpg)