Breaking News:

Berita Surabaya

Mensos Risma Tinjau Dapur Umum di Surabaya, Pastikan Gizi Nakes Terpenuhi

Mensos Risma meninjau dapur umum di Surabaya, untuk memastikan gizi bagi warga Surabaya Raya, khususnya tenaga kesehatan terpenuhi

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Menteri Sosial, Tri Rismaharini meninjau dapur umum yang didirikan Kementerian Sosial (Kemensos) di Surabaya, Sabtu (10/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini meninjau dapur umum yang didirikan Kementerian Sosial (Kemensos) di Surabaya, Sabtu (10/7/2021). Mensos Risma ingin memastikan gizi bagi warga Surabaya Raya, khususnya tenaga kesehatan (Nakes) terpenuhi.

Dapur umum yang berada di Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya ini tiap harinya memproduksi 5.500 nasi kotak. Nasi kotak tersebut didistribusikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Surabaya Raya.

Selain masyarakat Surabaya, nasi kotak itu juga menjangkau Sidoarjo, Gresik, hingga Bangkalan. Rinciannya, sebanyak 1.500 kotak didistribusikan ke Kabupaten Bangkalan, 1.250 kotak ke Kabupaten Gresik dan 2.750 ke Surabaya.

"Selain kepada warga, kami juga menyuplai makan bagi relawan, tenaga kesehatan, termasuk para penggali makam," kata Risma.

Oleh karenanya, Risma sangat memperhatikan gizi di dalam nasi kotak. Gizi yang baik diharapkan bisa menjaga imun yang sekaligus mengantisipasi dari penularan Covid-19. Khususnya, bagi para relawan dan tenaga kesehatan.

"Mereka memang harus sehat dengan dukungan makanan dan nutrisi. Bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik kalau mereka tidak sehat? Yang ada malah mereka bisa terpapar (Covid-19),” lanjut mantan Wali Kota Surabaya ini.

Nasi kotak ini diisi dengan berbagai menu kaya gizi. Ada nasi putih, rendang daging, cap cay goreng, kering tempe dan telur rebus.

Sesekali, Risma juga melihat langsung, bahkan ikut memasak di dapur umum tersebut.
"Telur memiliki protein sangat tinggi. Termasuk, dengan ditambah daging," lanjutnya.

Risma menceritakan, demi mendirikan dapur umum di sejumlah daerah di Indonesia, ia juga melakukan penggalangan dana.

"Sebab, anggaran Kemensos kan juga terbatas. Saya juga minta bantuan ke mana-mana. Saya minta sumbangan ke beberapa dermawan," kata Risma.

Risma juga menyampaikan apresiasi terhadap pengabdian Tagana dan pilar-pilar sosial lainnya. Mereka telah berjibaku di dapur umum Kemensos. Baik yang ada di Kota Surabaya dan di kota lainnya.

"Saya sangat mengapresiasi pengabdian Tagana dan pilar-pilar sosial lainnya. Mereka bekerja penuh dedikasi di tengah situasi yang penuh risiko,” katanya

Selain di Surabaya, Kemensos juga mendirikan dapur umum di sejumlah daerah. Ini untuk membantu tugas maupun warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Selain itu, Kemensos juga menyalurkan bantuan sosial untuk meningkatkan daya beli masyarakat selama PPKM Darurat. Yakni dengan menyalurkan tiga jenis bansos.

Di antaranya, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Kemensos bekerja sama dengan Bulog juga menyalurkan beras 10 kg untuk KPM PKH dan KPM BST, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved