Breaking News:

Apotek Online Lifepack

LIFEPACK: Waspadai Glikosuria Pada Pasien Diabetes, Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Glikosuria adalah kondisi ketika ditemukan gula (glukosa) di dalam urin. Pada kondisi normal, urin seharusnya tidak mengandung gula.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Musahadah
Frepik by jcomp
Ilustasi gula 

SURYA.CO.ID - Glikosuria adalah kondisi ketika ditemukan gula (glukosa) di dalam urin.

Pada kondisi normal, urin seharusnya tidak mengandung gula.

Melansir Lifepack.id, kondisi ini dapat terjadi ketika kadar gula di dalam darah tinggi (hiperglikemia) atau ketika terjadi kerusakan pada ginjal.

Glikosuria merupakan kondisi yang sering terjadi pada pasien dengan diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2.

Baca juga: LIFEPACK: Waktu dan Jenis Cek Gula Darah Untuk Penderita Diabetes Melitus

Diabetes mellitus (DM) merupakan kondisi yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang lebih dari batas normal.

Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan atau resistensi terhadap hormon insulin.

Hormon insulin berperan dalam perpindahan glukosa ke dalam sel untuk membentuk energi atau pada sel hati dan lemak untuk disimpan dan dijadikan cadangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ketika insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya, akan terjadi peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia).

Glukosa akan difiltrasi di ginjal dan akan diserap kembali.

Ketika kadar glukosa yang harus difiltrasi melebihi kapasitas kerja ginjal untuk menyerap glukosa, glukosa akan terbuang melalui urin. Sehingga, ketika dilakukan pemeriksaan, urin akan mengandung gula.

Gejala Glikosuria

Orang yang memiliki kondisi glikosuria dapat memiliki gejala yang ringan atau mungkin tidak menunjukan gejala sama sekali.

Oleh karena itu, seseorang biasanya tidak menyadari adanya kondisi glikosuria sampai dilakukan pemeriksaan penunjang.

Untuk mendiagnosis glikosuria, harus dilakukan pemeriksaan terhadap sampel urin dari pasien.

Pada banyak kasus, kondisi glikosuria merupakan tanda bahaya pada pasien dengan diabetes yang belum terdiagnosis.

Glikosuria harus diterapi berdasarkan penyebab yang mendasari kondisi tersebut. Pada glikosuria yang disebabkan oleh diabetes, gejala lain yang dapat muncul antara lain:

●     Sering merasa lapar
●     Sering merasa haus
●     Sering buang air kecil

Seseorang dengan diabetes dapat mengalami beberapa gejala tambahan, seperti:

●     Gangguan penglihatan
●     Luka yang membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh
●     Penurunan berat badan signifikan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya
●     Penggelapan warna kulit di daerah ketiak, leher, atau area lain di mana kulit cenderung memiliki lipatan

Konsultasikan kepada dokter apabila Anda memiliki gejala seperti yang telah disebutkan diatas.

Glikosuria juga dapat muncul pada pasien yang memiliki Diabetes gestasional (diabetes yang muncul pada kehamilan).

Namun, kondisi ini biasanya terdeteksi lebih awal ketika ibu hamil melakukan pemeriksaan rutin kehamilan.

Bagaimana Cara Diagnosa Glikosuria?

Glikosuria dapat didiagnosis melalui beberapa jenis pemeriksaan. Namun, pemeriksaan yang paling umum dilakukan adalah urinalisis.

Pada pemeriksaan ini, dokter akan meminta Anda untuk mengambil sampel urin yang akan diletakkan pada wadah khusus.

Selanjutnya, sampel urin tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan kadar gula.

Anda beresiko tinggi menderita diabetes apabila kadar gula dalam urin Anda lebih dari 180 mg/dL.

Selain pemeriksaan urin, dokter juga dapat mengusulkan pemeriksaan kadar gula darah untuk memastikan penyakit yang mendasari kondisi glikosuria yang terjadi.

Pemeriksaan kadar gula darah yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan gula darah puasa, pemeriksaan kadar gula darah 2 jam setelah Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO), serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu.

Jika dari ketiga pemeriksaan tersebut Anda dicurigai menderita diabetes, dokter dapat mengusulkan pemeriksaan tambahan hemoglobin A1c (HbA1c).

Apa Hal Yang Dapat Menyebabkan Glikosuria?

Kondisi yang dapat mempengaruhi kadar gula darah biasanya juga berperan sebagai penyebab terjadinya glikosuria.

Kadar gula darah diatas batas normal paling sering disebabkan oleh diabetes melitus tipe 1 dan diabetes melitus tipe 2.

Selain kadar gula darah yang tinggi, gangguan pada ginjal juga dapat menyebabkan kondisi glikosuria.

Glikosuria ginjal merupakan penyakit yang dapat diturunkan atau pun di derita ketika telah dewasa.

Hal ini terjadi ketika ginjal mengalami gangguan sehingga tidak dapat berfungsi normal untuk menyaring gula atau zat lain dengan benar.

Bagaimana Cara Mengatasi Glikosuria?

Untuk mengatasi glikosuria, Anda perlu mengatasi penyebab dasar yang menyebabkan terjadinya kondisi ini.

Jika glikosuria disebabkan oleh diabetes melitus, Anda akan menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan anti diabetes.

Obat-obatan ini bekerja untuk membantu mengontrol kadar gula darah dalam darah.

Selain dengan mengkonsumsi obat-obatan, Anda juga dapat melakukan beberapa modifikasi pada gaya hidup untuk membantu menurunkan kadar gula darah yang berlebihan.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah:

●     Mengurangi konsumsi karbohidrat
●     Memperbanyak konsumsi sayur dan buah
●     Melakukan olahraga dengan teratur

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara online melalui aplikasi Lifepack yang dapat diunduh melalui Play Store dan App Store.

Anda juga bisa menebus resep dan membeli obat secara mudah tanpa antre.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved