Berita Gresik

Gresik Jaman Now, Kapolres Gresik Ucapkan Terima Kasih ke Warga yang Berakhir Pekan di Rumah Saja

Kapolres Gresik mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas. Lebih baik di rumah saja apabila tidak ada kepentingan yang benar-benar mendesak.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Gerakan GRESIK JAMAN NOW (Gresik Jangan Kemana-mana Nang Omah Wae) yang dipelopori Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto akan berhasil dengan dukungan masyarakat. Mengurangi mobilitas demi menekan penyebaran Covid-19 selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli 2021.

Karena, salah satu penyebab meningkatnya penularan Covid-19 adalah mobilitas masyarakat yang tinggi.

"Kepatuhan menerapkan Gresik Jaman Now harus diiringi disiplin mematuhi protokol kesehatan. Kami ucapkan terima kasih bagi masyarakat yang berakhir pekan di rumah saja," ujar AKBP Arief Fitrianto, Sabtu (10/7/2021).

Terkait akhir pekan, kebiasaan masyarakat menghabiskan malam Minggu nongkrong bersama teman-teman berpotensi mengabaikan protokol kesehatan (Prokes).

Mulai melepas masker, hingga tidak menjaga jarak prokes minimal 1,5 meter. Begadang hingga larut malam pun tidak baik bagi kesehatan.

Maka dari itu, Kapolres Gresik mengimbau masyarakat agar mengurangi mobilitas. Lebih baik di rumah saja apabila tidak ada kepentingan yang benar-benar mendesak.

Saat ini, di Kota Santri sedang dilakukan penutupan beberapa ruas jalan dan penyekatan. Semua ini dilakukan guna mengurangi mobilitas masyarakat dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Corona.

Polres Gresik bersama Pemkab Gresik dan Kodim 0817 menaruh perhatian serius pada perkembangan sebaran Covid-19 yang belakangan mengalami peningkatan, dan masuknya varian baru di berbagai daerah.

AKBP Arief Fitrianto menambahkan, terlihat dari pantauan, diberlakukannya PPKM Darurat membuat sejumlah jalanan di Gresik tampak terlihat lengang.

Dari situ, masyarakat harus berpikir untuk melindungi diri dan keluarga agar terhindar dari paparan virus Corona.

"Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari penularan Covid-19," jelasnya.

Satgas pengawas protokol kesehatan gabungan personel dari TNI-Polri dan Sat Pol PP terus tiada henti melakukan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan.

Ketahuan melanggar aturan PPKM Darurat, langsung ditindak tegas.

Bukan hanya pusat perbelanjaan atau mal, kafe maupun rumah makan diharuskan hanya melayani take away.

Pihaknya mengharap kesadaran semua pihak untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan. Juga mendukung kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat sudah mengetahui peraturan PPKM Darurat itu. Meskipun ada pula yang harus diingatkan lagi.

Meski pun demikian, pihaknya bersama instansi terkait akan masif di lapangan mengingatkan masyarakat, bahkan menindak pelanggar aturan PPKM Darurat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved