Breaking News:

Prudential Luncurkan Produk Asuransi Tradisional Berbasis Syariah

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali berinovasi dengan meluncurkan solusi Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto:President Director Prudential Indonesia
Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia (paling kiri) dalam media breifing terkait peluncuran Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) kembali berinovasi dengan meluncurkan solusi Asuransi Jiwa Syariah PRUCerah (PRUCerah).

PRUCerah merupakan asuransi jiwa tradisional berbasis Syariah pertama di industri asuransi jiwa Indonesia yang menawarkan manfaat dana pendidikan bulanan dan tambahan dana pendidikan.

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, menjelaskan, pihaknya percaya bahwa membekali anak dengan pendidikan yang memadai menjadi penentu bagi lahirnya sumber daya manusia berkualitas.

"Menyediakan akses ke pendidikan seharusnya tidak hanya menjadi ambisi, namun juga menjadi tanggung jawab setiap orang tua," kata Jens, saat virtual media briefing, Kamis (8/7/2021).

Satu studi mengungkapkan sebanyak 74,7 persen masyarakat mengaku masih menempatkan pendidikan sebagai prioritas pengeluaran utama meski di tengah pandemi.

Namun sayangnya, hanya sedikit orang tua yang memiliki perencanaan finansial.

Terbukti dari survei lainnya yang memperlihatkan baru 25 persen masyarakat yang mempersiapkan perlindungan untuk dana pendidikan anak.

"Faktanya, kenaikan biaya pendidikan, terutama pendidikan tinggi, terus terjadi," ujar Jens.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi dari sektor pendidikan mencapai 3,81 persen pada 2019, sedangkan rata-rata kenaikan uang pangkal pendidikan mencapai 10-15 persen per tahunnya.

“Inovasi PRUCerah yang kami luncurkan hari ini merupakan produk asuransi jiwa yang diharapkan dapat membantu memastikan bahwa perjalanan panjang orang tua untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tinggi anak-anak terus terlindungi secara optimal dari berbagai risiko," ungkap Jens.

"Kami yakin PRUCerah dapat menjadi jawaban dengan manfaat perlindungannya yang beragam, mulai dari manfaat dana pendidikan hingga manfaat bebas kontribusi, termasuk yang disebabkan oleh kondisi kritis; manfaat unggulan yang tidak dimiliki produk sejenisnya," imbuhnya.

PRUCerah ditujukan bagi orang tua berusia 19-55 tahun yang sedang mempersiapkan pendidikan anak mereka (usia 1-18 tahun) dengan pilihan masa pembayaran kontribusi fleksibel yaitu selama 5 tahun atau hingga anak mencapai jenjang pendidikan tinggi.

PRUCerah tidak hanya menawarkan manfaat dana pendidikan yang dapat digunakan sebagai bekal untuk pendidikan tinggi, namun juga memberikan manfaat bebas kontribusi ketika orang tua meninggal dunia, menderita cacat total dan tetap atau kondisi kritis.

Ivan Ahda, Pegiat Pendidikan dan Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru turut menekankan pentingnya peranan orang

tua untuk menyediakan akses ke pendidikan yang lebih tinggi bagi anak-anak mereka.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa persaingan akan makin ketat dan kualifikasi pendidikan yang lebih tinggi akan diperlukan," ungkap Ivan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved