Berita Gresik

Forkopimcam di Gresik Temui Takmir Masjid, Sosialisasikan SE Gubernur Jatim Jelang Idul Adha 1442 H

Sosialiassi petunjuk pelaksanaan malam takbiran, Shalat Idul Adha serta Juknis pelaksanaan Qurban tahun 1442 H/2021 di Jawa Timur selama PPKM Darurat.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Anggota Polsek Manyar, Gresik, saat bertemu dengan para takmir masjid mensosialisasikan SE Gubernur Jatim terkait perayaan Idul Adha di masa PPKM Darurat. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur Nomor /451/14901/012.1/2021 tentang pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19, di tempat ibadat dan petunjuk pelaksanaan malam takbiran, Shalat Idul Adha serta Juknis pelaksanaan Qurban tahun 1442 H/2021 di Jawa Timur.

Kapolsek Manyar, AKP Bima Sakti menerjunkan Bhabinkamtibmas melakukan sosialisasi kepada Takmir Masjid yang ada di desa binaan masing-masing.

Diterbitkannya SE Gubernur Jatim itu dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang saat ini mengalami peningkatan. Ditambah munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan menular.

Selain merujuk SE Gubernur Jatim, juga memperhatikan Inmendagri Nomor 15 tahun 2021 tanggal 2 Juli 2021 tentang pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali.

Mendukung ikhtiar pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19, Bhabinkamtibmas Polsek Manyar juga menyampaikan SE Menteri Agama RI Nomor: SE, 17 tahun 2021 tanggal 2 Juli 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadat, malam takbiran, Shalat Idul Adha dan Juknis Qurban tahun 1442 H / 2021 M di wilayah PPKM Darurat.

Di mana surat edaran Menteri Agama itu berbunyi: Peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadat, Malam takbiran dan Shalat Idul Adha. (Malam di Masjid/ Mushola dapat dilakukan dengan audio visual dan tidak mengundang Jemaah), Pelaksanaan Qurban dan ketentuan lain.

Menteri Agama mengintruksikan, takbir keliling dengan arak-arakan baik jalan kaki maupun dengan kendaraan, ditiadakan.

Salat Idul Adha 1442 H/2021 M di masjid atau musala, sementara waktu juga ditiadakan.

Menyoal pemotongan hewan Qurban selain harus memenuhi syariat Islam, dilaksanakannya di rumah pemotongan hewan (RPH) selama tiga hari yaitu 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Agar waktu yang dibutuhkan tiap harinya tidak lama yakni 4 sampai 5 jam (antara pukul 07.00 WIB - 12.00 WIB).

Namun, apabila dalam keterbatasan jumlah maupun kapasitas RPH, dapat dilakukan diluar RPH dengan ketentuan, penerapan jaga jarak fisik (physical distancing).

Pemotongan hewan Qurban dilakukan ditempat terbuka dan luas, sehingga memungkinkan diterapkan jaga jarak fisik.

Selain petugas yang terlibat pemotongan hewan Qurban dilarang hadir. Hingga pendistribusian daging Qurban, petugas wajib mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.

Senada, MUI Gresik melalui Tausiyah Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Gresik Nomor : 88/DP-K/A.1/VII/2021. Dalam rangka menyikapi pemberlakuan PPKM Darurat di Kabupaten Gresik.

Dalam tausiyahnya, MUI Gresik menyerukan kepada seluruh umat Islam di Kota Santri untuk menjadi penggerak penyadaran bagi masyarakat tentang pentingnya gerakan bersama melawan pandemi Covid-19.

Dengan selalu menjalankan protokol kesehatan secara ketat dimanapun berada. Meningkatnya keimanan, ketaqwaan, keikhlasan, memperbanyak berdzikir, membaca Alquran, beristighfar serta bersholawat memohon agar pandemi Covid-19 dengan segala variannya segera berakhir.

"Diharapkan semua pihak dengan kesadaran dapat mendukung PPKM Darurat dalam rangka menekan sebaran virus Covid-19," ungkap Kapolsek Manyar AKP Bima Sakti Pria Laksana mewakili Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto ketika dikonfirmasi, Jumat (9/7/2021).

Ia menegaskan, tidak akan segan-segan menindak tegas warga yang nekad melanggar peraturan PPKM Darurat.

Pihaknya bersama Camat Manyar juga Danramil 0817/06 akan terus mengawal penerapan protokol kesehatan terlebih didalam masa PPKM Darurat seperti saat ini.

"Gresik JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae, Gresik jaman now. Masyarakat Kota Santri diimbau mengurangi mobilitas guna menghindari penularan virus Covid-19 juga demi kebaikan bersama," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved