Breaking News:

Berita Malang Raya

UPDATE Gus Idris Al Marbawy Minta Maaf Setelah Jadi Tersangka Penyebar Berita Bohong, Ini Reaksi NU

Berikut ini update penetapan Idris Al Marbawy atau akrab disapa Gus Idris sebagai tersangka kasus pemberitaan bohong. 

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Musahadah
surya/erwin wicaksono
Gus Idris, Pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannnah, Babadan, Ngajum, Kabupaten Malang memberi penjelasan, Rabu (7/7/2021), setelah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong. 

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, video penembakan itu diambil di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bercak darah yang terlihat di dada Gus Idris itu berasal dari pil yang dibeli secara online.

Pil itu berisi darah buatan.

"Kalau darah tidak benar. Itu bukan darah. Itu pil kapsul yang dibeli secara online," kata Hendri di Mapolres Malang, Jumat (5/3/2021).

Sementara suara di tembakan di video itu merupakan efek yang ditambahkan saat mengedit video.

"Kalau suara tembakan itu sound yang dibuat oleh tim medianya," katanya.

Aksi Gus Idris sontak memantik keresahan publik Kabupaten Malang.

Berbagai elemen masyarakat kompak melaporkan Gus Idris karena membuat video yang kontraproduktif dan penyebaran berita bohong.

Sejauh ini, Polres Malang telah menerima laporan dari empat elemen masyarakat terkait video hoaks tersebut.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, empat elemen masyarakat yang sudah melaporkan kasus tersebut yaitu Forum Pemuda Milenial Malang Selatan (Fordamas), LSM Lingga, Duta Pancasila, dan Pengurus Cabang Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Kabupaten Malang.

"Ada empat pihak yang sudah melapor. Fordamas, Lingga, Duta Pancasila dan LTN NU," katanya.

Klarifikasi Gus Idris

Sebelum isu jadi liar, Gus Idris mengklarifikasinya lewat video yang diunggah di kanal youtube pribadinya Gus Idris Official.

Gus Idris mengakui, sebelum ia tergeletak sempat mendengar bunyi kencang seperti suara tembakan atau suara petasan.

Saat itu Ia memang langsung tergeletak tak sadarkan diri.

"Setelah itu enggak kelihatan apa-apa, menurut saya ini murni serangan sihir, bukan penembakan. Di video suara tembakan. Insya Allah 100 persen bukan penembakan," ujarnya.

Lihat klarifikasi selengkapnya di video berikut: 

(kompas.com/tribun timur)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved